Mahasiswa KKN-T UAA Edukasi Ibu PKK Kendalikan Kolesterol Lewat Teh Herbal
Jurnalis: Azzahra Bahiyyah
Kabar Baru, Yogyakarta – Mahasiswa KKN-T Kelompok 16 Universita Alma Ata (UAA) menyelenggarakan program “Gerakan Cerdas Kendalikan Kolesterol” bagi ibu-ibu PKK Dukuh Kedaton pada 12 Februari 2026 di Posko KKN-T Kelompok 16. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kadar kolesterol melalui pemeriksaan kesehatan, edukasi, dan pelatihan pembuatan teh herbal. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat sekaligus pemberdayaan potensi lokal. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga pengetahuan dan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Program kesehatan tersebut menjadi salah satu kegiatan unggulan mahasiswa KKN-T Kelompok 16 yang menyasar kelompok ibu-ibu PKK sebagai agen penting dalam menjaga kesehatan keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan terpadu, menggabungkan pemeriksaan kesehatan, penyuluhan, serta pelatihan keterampilan berbasis potensi tanaman herbal yang mudah dijumpai di lingkungan sekitar.
Pelaksanaan kegiatan berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan KKN Universita Alma Ata, Dhina Puspasari Wijaya, S.Kom., M.Kom., yang memberikan arahan selama proses perencanaan hingga pelaksanaan program. Pendampingan tersebut memastikan kegiatan berjalan terarah serta memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan dimulai. Ibu-ibu PKK yang hadir mengikuti rangkaian acara dengan aktif, terutama saat sesi pemeriksaan kesehatan dan diskusi mengenai pola hidup sehat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan kadar kolesterol menggunakan alat pemeriksaan sederhana. Pemeriksaan dilakukan secara bergantian agar seluruh peserta mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Setelah pemeriksaan selesai, hasil yang diperoleh dijelaskan secara singkat kepada peserta agar mereka memahami kondisi kadar kolesterol masing-masing.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap risiko kolesterol tinggi yang berpotensi memicu penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan gangguan jantung. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, masyarakat diharapkan dapat melakukan langkah pencegahan melalui perubahan pola hidup.
Setelah pemeriksaan kesehatan, mahasiswa KKN-T Universita Alma Ata memberikan edukasi mengenai kolesterol kepada peserta. Materi yang disampaikan meliputi pengertian kolesterol, penyebab meningkatnya kadar kolesterol, faktor risiko, hingga pentingnya menjaga pola makan dan melakukan aktivitas fisik secara rutin.
Penyampaian materi dilakukan menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh seluruh peserta. Diskusi interaktif juga berlangsung selama sesi edukasi, sehingga ibu-ibu PKK dapat menyampaikan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait kondisi kesehatan yang mereka alami.
Sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan tanaman herbal yang dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol. Mahasiswa kemudian memandu praktik langsung pembuatan teh herbal yang dapat dikonsumsi secara rutin sebagai alternatif pendamping pola hidup sehat.
Dalam sesi praktik tersebut, peserta diajak mencoba secara langsung proses peracikan bahan herbal hingga tahap pengemasan sederhana. Kegiatan ini memberikan pengalaman praktis kepada peserta sehingga mereka dapat mempraktikkannya di rumah, bahkan berpotensi mengembangkan produk teh herbal sebagai usaha rumahan.
Program ini berada di bawah tanggung jawab Bella Wahyu Ningtiyas dari Program Studi S1 Farmasi. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kesadaran kesehatan, tetapi juga memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami berharap ibu-ibu Dukuh Kedaton dapat lebih memahami pentingnya menjaga kadar kolesterol, menerapkan pola hidup sehat, serta memiliki keterampilan mengolah teh herbal yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bella Wahyu Ningtiyas.
Melalui program Gerakan Cerdas Kendalikan Kolesterol ini, mahasiswa KKN-T Kelompok 16 berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Selain itu, keterampilan mengolah produk herbal juga diharapkan dapat membuka peluang ekonomi berbasis kesehatan bagi warga Dukuh Kedaton.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

