Komunitas Pendekar Literasi Luncurkan Gerakan 1001 Buku untuk Bangkalan

Jurnalis: Masudi
Kabarbaru, Bangkalan – Rendahnya minat baca dan terbatasnya akses buku bacaan di sejumlah wilayah menjadi alasan utama Komunitas Pendekar Literasi meluncurkan Gerakan 1001 Buku untuk Bangkalan. Program ini digagas sebagai respons atas kebutuhan mendesak peningkatan literasi pemuda di Kabupaten Bangkalan.
Ketua Umum Pendekar Literasi, Sufyan, menyampaikan bahwa masih banyak anak dan pemuda di Bangkalan yang belum memiliki akses memadai terhadap buku bacaan berkualitas, baik buku pelajaran maupun buku penunjang wawasan.
“Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap pemuda Bangkalan sebagai aset masa depan. Kita melihat masih minimnya ketersediaan buku di beberapa sekolah dan taman baca. Kalau akses bacaan terbatas, bagaimana generasi kita bisa berkembang?” ujar Sufyan.
Menurutnya, literasi bukan hanya soal kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, dan membangun karakter. Tanpa fondasi literasi yang kuat, pemuda akan kesulitan bersaing di era informasi yang serba cepat.
Program 1001 Buku ini dijalankan dengan membuka donasi buku bekas maupun baru yang masih layak pakai. Adapun buku yang dibutuhkan meliputi buku agama Islam, keterampilan, pengetahuan alam, atlas, buku cerita, buku pelajaran SD, buku sejarah, serta buku edukatif lainnya.
Sufyan menegaskan, gerakan ini lahir dari keprihatinan sekaligus harapan.
“Kita tidak ingin Bangkalan tertinggal dalam hal literasi. Jika hari ini kita bergerak bersama menyediakan buku, maka kita sedang menyiapkan generasi yang lebih siap menghadapi masa depan,” katanya.
Selain pengumpulan buku, Pendekar Literasi juga mendorong terbentuknya ruang-ruang baca dan diskusi agar buku yang disalurkan benar-benar dimanfaatkan secara maksimal.
Melalui Gerakan 1001 Buku untuk Bangkalan, komunitas ini mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut berkontribusi dalam membangun budaya baca. Sebab bagi Pendekar Literasi, satu buku bukan sekadar lembaran kertas, melainkan jendela pengetahuan dan harapan bagi masa depan Bangkalan.
“Gerakan ini bukan hanya sebagai langkah mengumpulkan kertas-kertas melainkan menyiapkan karakter pemuda Bangkalan yang siap dan matang” Pungkasnya
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

