KKN UNG Kenalkan Budidaya Aquaponik di Desa Bongohulawa Tingkatkan Kemandirian Pangan dan Cegah Stunting

Jurnalis: Redaksi Gorontalo
Kabar Baru, Gorontalo –Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) kembali berkontribusi pada masyarakat dengan memperkenalkan inovasi budidaya aquaponik di Desa Bongohulawa, Kabupaten Bone Bolango. Program ini bertujuan meningkatkan kemandirian pangan bergizi sekaligus membantu menurunkan angka stunting.
Aquaponik adalah sistem pertanian terpadu yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu ekosistem yang saling menguntungkan. Ketua Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Ir. Rida Iswati, M.Si, menjelaskan bahwa limbah ikan diolah menjadi pupuk organik bagi tanaman, sementara tanaman menyaring air untuk ikan, sehingga masyarakat mendapatkan ikan kaya protein dan sayuran segar penuh nutrisi.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 29 Agustus 2025, melibatkan sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat. Sekretaris Desa Bongohulawa, Ningsih Benbata, mendukung penuh program ini. Dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Erni Nuarini Mansjur, S.KM, M.KES, menyampaikan pentingnya gizi seimbang untuk mencegah stunting, yang angka prevalensinya di Gorontalo masih mencapai 23,8%.
Tim dosen pembimbing UNG memberikan pendampingan teknis dan motivasi kepada peserta utama, yaitu kader kesehatan desa, ibu hamil, dan ibu menyusui, yang antusias mempelajari teknik aquaponik.
Salah satu peserta berharap ilmu yang didapat dapat segera diterapkan untuk meningkatkan kualitas gizi keluarga dan masyarakat. “Dengan adanya program KKN ini, semoga kesadaran masyarakat meningkat sehingga angka stunting dapat ditekan,” ujarnya.
Jurnalis: Eyin