Kader FKMSB Malang Ukir Prestasi di Kancah Internasional, Raih Top 1 Best Speaker di Malaysia

Jurnalis: Zulfikar Rasyid
Kabar Baru, Malang — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kader Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) Malang di kancah internasional. Moh Muhibbul Aman, alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Pamekasan, asal Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, berhasil meraih penghargaan Top 1 Best Speaker dalam kategori Lomba Debat Internasional di Malaysia.
Penghargaan tersebut diraih dalam ajang International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 6 yang diselenggarakan oleh Santri Mendunia Official bekerja sama dengan International Youth Connection (IYC). Kegiatan internasional tersebut berlangsung selama enam hari lima malam, mulai 5 hingga 11 Agustus 2026.
Rangkaian kegiatan, mulai dari presentasi, kompetisi debat hingga malam penganugerahan, dilaksanakan di Hotel Asto, Kuala Lumpur, Malaysia. Ajang tersebut mempertemukan sekitar 100 hingga 150 santri dan mahasiswa terpilih dari berbagai pondok pesantren serta perguruan tinggi di Indonesia.
Bagi Muhibbul Aman, capaian tersebut bukanlah prestasi yang diraih secara instan. Sebelum menjadi delegasi Indonesia dalam kegiatan internasional tersebut, ia terlebih dahulu harus melewati serangkaian tahapan seleksi yang cukup ketat.
“Sebelum dilaksanakannya lomba tersebut, semua peserta dalam negeri telah melewati tes seleksi sebelum berangkat ke luar negeri. Alhamdulillah, saya lolos di tahap awal seleksi itu,” ujar Muhibbul Aman, Minggu (9/8/2026).
Setelah dinyatakan lolos, Muhibbul Aman kemudian menjadi salah satu delegasi yang mengikuti ICSM Batch 6. Selain berkompetisi dalam lomba debat, para peserta juga mengikuti rangkaian rihlah ilmiah dan kunjungan akademik ke sejumlah lembaga pendidikan di tiga negara, yakni Singapura, Malaysia, dan Thailand.
Kegiatan tersebut di antaranya mengunjungi Singapore Management University (SMU) di Singapura, International Islamic University Malaysia (IIUM) di Malaysia, serta Jamiah Islamiyah Syeikh Daud Al-Fatani (JISDA) di wilayah Thailand Selatan.
Menurut Muhibbul Aman, rangkaian kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang jauh lebih luas daripada sekadar kompetisi. Para peserta tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan dalam berdebat, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung lingkungan akademik dan pendidikan di negara lain.
“Selain terdapat lomba debat, di dalamnya juga kita diajak ke tiga negara, antara lain Singapura, Malaysia dan Thailand, untuk study banding ke universitas dan pondok pesantren di tiga negara tersebut,” jelasnya.
Di tengah rangkaian kegiatan internasional tersebut, Muhibbul Aman berhasil menunjukkan kemampuan argumentasi dan komunikasi yang kuat dalam kompetisi debat. Penampilannya mengantarkan dirinya meraih penghargaan tertinggi sebagai Top 1 Best Speaker, atau Pembicara Terbaik Pertama dalam kategori Lomba Debat Internasional.
“Alhamdulillah saya berhasil mendapatkan prestasi Top 1 Best Speaker dalam kategori Lomba Debat Internasional,” ungkapnya.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi capaian penting bagi Muhibbul Aman sebagai kader FKMSB Malang. Keberhasilannya menunjukkan bahwa ruang organisasi mahasiswa santri tidak hanya menjadi tempat membangun solidaritas dan jejaring, tetapi juga dapat menjadi ruang tumbuh bagi kapasitas intelektual, keberanian berkompetisi, serta pengembangan kemampuan komunikasi di tingkat internasional.
Saat ini, Muhibbul Aman tercatat sebagai mahasiswa semester 5 Program Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Ia merupakan alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Pamekasan, angkatan 2023.
Capaian tersebut sekaligus membawa nama baik almamater, FKMSB Malang, pesantren, serta daerah asalnya, Kabupaten Sampang, di tengah forum internasional yang diikuti delegasi santri dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Muhibbul Aman berharap pengalaman dan prestasi yang diperolehnya dapat menjadi pijakan untuk terus mengembangkan kemampuan, khususnya dalam bidang debat, akademik, dan komunikasi.
Terima kasih dan mohon doanya agar ke depannya saya bisa terus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih baik lagi,” pungkasnya.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Dinamikapost.com
Radar Baru
Seedbacklink
