Karena Telat Tutup Jendela, Erin Taulany Diduga Pukul ART Hingga Cekik Korban

Jurnalis: Hanum Aprilia
Kabar Baru, Jakarta – Kasus dugaan penganiayaan yang menyeret nama Rien Wartia Trigina alias Erin Taulany memasuki babak baru.
Persoalan sepele, yakni keterlambatan menutup jendela, diduga memicu tindakan kekerasan terhadap asisten rumah tangga (ART) bernama Hera.
Nia Damanik, selaku penyalur yang menaungi korban, mengaku menerima panggilan darurat dari Hera pada Selasa (28/4/2026) sore kemaren.
Nia menjelaskan bahwa Hera menghubunginya dalam kondisi ketakutan sambil meminta tolong untuk segera menjemputnya.
Berdasarkan pengakuan korban, ia menerima pukulan menggunakan sapu pada bagian kepala hanya karena masalah teknis di rumah tersebut.
Sebelum mendatangi lokasi, Nia sempat menghubungi Andre Taulany, namun mantan suami Erin itu menegaskan tidak ingin ikut campur dan mempersilakan pihak korban melapor ke polisi jika memiliki bukti.
Cekikan di Depan Petugas dan Upaya Visum
Ketegangan memuncak saat Nia bersama keluarganya tiba di kediaman Erin untuk menjemput korban. Alih-alih mendapatkan sambutan baik, Nia justru mendapatkan pengusiran oleh petugas keamanan setempat.
Situasi semakin mencekam ketika terdengar teriakan minta tolong dari dalam rumah yang mengindikasikan adanya kekerasan lanjutan berupa cekikan dan cakaran terhadap Hera.
Meskipun petugas kepolisian sudah berada di lokasi, akses masuk ke dalam rumah sempat tertutup rapat. Atas arahan petugas, pihak penyalur akhirnya membawa kasus ini ke Polres Jakarta Selatan.
Polisi kemudian meminta korban menjalani proses visum guna memperkuat bukti kekerasan fisik sebelum akhirnya berhasil mengeluarkan Hera dari rumah tersebut.
Erin Taulany Lapor Balik dan Somasi
Menanggapi tudingan yang beredar luas di media sosial, pihak Erin Taulany tidak tinggal diam. Mantan istri Andre Taulany tersebut resmi melaporkan balik akun Threads @niadamanik7 atas dugaan pencemaran nama baik.
Akun tersebut dituduh sebagai pihak yang pertama kali menyebarkan informasi mengenai dugaan penganiayaan ke ruang publik.
Selain menempuh jalur laporan polisi, pihak Erin juga melayangkan somasi kepada ART berinisial Hera beserta agensi penyalurnya.
Langkah hukum ini diambil untuk menyikapi tuduhan yang dianggap merugikan reputasi pribadi Erin. Hingga saat ini, kasus saling lapor antara majikan dan pekerja ini masih dalam penanganan intensif pihak kepolisian.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

