Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

BPK Temukan Indikasi Penyimpangan Pengelolaan Keuangan di Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung

Desain tanpa judul - 2026-01-12T183526.045
Ilustrasi kantor Anggota DPRD Kabupaten Bandung dilihat dari bagian depan (Dok: Istimewa).

Jurnalis:

Kabar Baru, Bandung – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Barat menemukan indikasi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran di Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung.

Temuan ini tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Sistem Pengendalian Intern dan Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan.

Sejumlah pos anggaran menjadi sorotan tajam auditor negara lantaran dugaannya tidak memiliki dasar pertanggungjawaban yang kuat.

Temuan tersebut mencakup beberapa sektor krusial, mulai dari belanja perjalanan dinas hingga biaya operasional yang nilainya mencapai angka signifikan.

Rincian Potensi Kerugian Negara

Berdasarkan dokumen audit, indikasi penyimpangan ini menyasar pada realisasi anggaran belanja barang dan jasa.

BPK menemukan adanya ketidaksesuaian antara laporan kegiatan dengan fakta di lapangan. Beberapa poin utama yang menjadi temuan antara lain:

  • Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas: Ditemukan adanya verifikasi dokumen yang lemah pada biaya transportasi dan akomodasi anggota dewan serta staf sekretariat.

  • Belanja Hibah dan Bansos: Terdapat dokumen pertanggungjawaban yang belum lengkap atau tidak sesuai dengan ketentuan teknis yang berlaku.

  • Pengadaan Barang dan Jasa: Auditor mencatat adanya ketidakpatuhan terhadap prosedur pengadaan yang berpotensi memboroskan keuangan daerah.

Ketidakpatuhan ini mengakibatkan potensi kerugian keuangan daerah yang harus segera mendapatkan penanganan.

BPK pun memberikan rekomendasi tegas kepada Sekretaris DPRD (Sekwan) untuk segera melakukan evaluasi dan pengembalian uang ke kas daerah sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Respon Pemkab Bandung

Menanggapi temuan tersebut, pihak Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Inspektorat menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti rekomendasi BPK.

Langkah klarifikasi dan verifikasi ulang terhadap pihak-pihak terkait tengah berjalan guna memastikan transparansi pengelolaan keuangan.

Pengamat kebijakan publik menilai bahwa temuan berulang di lembaga legislatif ini menunjukkan masih lemahnya sistem pengawasan internal di Sekretariat DPRD.

Masyarakat kini menuntut agar penyimpangan tersebut tidak hanya berakhir pada pengembalian uang, tetapi juga perbaikan sistemik agar anggaran rakyat tepat sasaran.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store