Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Ngopi Bareng Jaksa, Kejari Kota Gorontalo Bangun Ruang Dialog Hukum yang Lebih Terbuka

IMG-20261105-WA0024

Jurnalis:

Kabar Baru, Gorontalo– Penegakan hukum tidak selamanya harus hadir melalui ruang sidang, pemeriksaan, maupun proses penyidikan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Gorontalo mencoba menghadirkan pendekatan berbeda dengan membangun komunikasi yang lebih dekat dan terbuka bersama masyarakat.

Pendekatan tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Ngopi Bareng Jaksa” yang digelar di Warkop Amal, Jalan Agusalim, Kamis (5/11/2026).

Mengusung tema “Berani, Jujur, Hebat”, kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara jajaran Kejari Kota Gorontalo dengan sejumlah aktivis, pengamat sosial, pemerhati hukum, dan masyarakat untuk membicarakan berbagai persoalan hukum serta pentingnya membangun budaya antikorupsi.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo, Bayu Pramesti, S.H., M.H., mengatakan komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi salah satu cara untuk menghilangkan kesan bahwa institusi kejaksaan merupakan lembaga yang sulit dijangkau.

Menurutnya, suasana warung kopi justru memberikan ruang yang lebih santai dan terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan pandangan, kritik, maupun berbagai persoalan hukum tanpa harus terikat dengan suasana formal.

“Kalau di warkop ini kan lebih asyik ngobrolnya, pakai bahasa-bahasa warung kopi. Pendekatan ini biar masyarakat tahu kalau kejaksaan itu ternyata dekat orangnya, enak diajak ngobrol,” ungkap Bayu.

Masyarakat Diajak Berani Melaporkan Persoalan Hukum

Melalui kegiatan tersebut, Kejari Kota Gorontalo ingin membangun kesadaran bahwa pemberantasan korupsi dan berbagai persoalan hukum bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum.

Partisipasi masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam memberikan informasi, melakukan pengawasan, serta mendorong transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Bayu menegaskan, Kejari Kota Gorontalo membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan maupun berkonsultasi terkait berbagai persoalan hukum.

“Mau bicara masalah korupsi boleh, perlindungan anak boleh, masalah perikanan juga boleh. Pintu kita terbuka sekali buat masyarakat. Kalau ada hal-hal yang mendetail, silakan datang langsung ke kantor,” tegasnya.

Ia menambahkan, masyarakat juga dapat mengikuti berbagai aktivitas dan program Kejari Kota Gorontalo melalui akun media sosial resmi sebagai bagian dari upaya keterbukaan informasi kepada publik.

Penegakan Hukum Tidak Hanya Soal Penindakan

Dalam kesempatan itu, Bayu juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas hukum dan keamanan di wilayah Kota Gorontalo.

Menurutnya, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat saat ini berjalan kondusif. Sementara itu, penanganan perkara pidana umum maupun tindak pidana korupsi tetap dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain menjalankan fungsi penegakan hukum, Kejari Kota Gorontalo juga memberikan dukungan terhadap berbagai program pemerintah, termasuk Program Kampung Nelayan Merah Putih.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan dari aspek hukum sekaligus memberikan dorongan kepada pengurus koperasi dan kelompok masyarakat yang terlibat agar pelaksanaan program berjalan sesuai aturan.

“Itu sangat positif ya, jadi kita mendukung. Kejaksaan mendampingi, memberi semangat kepada pengurus koperasinya maupun rombongannya. Bagaimanapun program ini harus kita sukseskan dan dukung dari sisi yuridis,” jelasnya.

Bayu menambahkan, paradigma penegakan hukum tidak seharusnya hanya diukur dari banyaknya perkara yang ditangani maupun jumlah orang yang dijatuhi hukuman.

Menurutnya, edukasi hukum, pendekatan persuasif, dan upaya pencegahan juga menjadi bagian penting dalam tugas Kejaksaan.

“Hukum itu bukan hanya dalam konteks penindakan saja, tapi ada edukasi, ada persuasif, ada pencegahan. Kegiatan ngobrol-ngobrol ini adalah bagian dari pencegahan agar masyarakat mengerti hukum dan menjauhi hukuman,” pungkasnya.

Membangun Kesadaran Hukum Bersama

Melalui kegiatan Ngopi Bareng Jaksa, Kejari Kota Gorontalo berupaya menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai pihak yang berhadapan dengan persoalan hukum, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun kesadaran hukum.

Dialog yang berlangsung dalam suasana santai tersebut diharapkan mampu membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara masyarakat dan institusi penegak hukum.

Selain menjadi sarana edukasi, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi maupun pengaduan apabila menemukan persoalan yang berpotensi melanggar hukum.

Sebab, pemberantasan korupsi dan penegakan hukum tidak cukup hanya mengandalkan keberanian aparat untuk melakukan penindakan.

Dibutuhkan pula keberanian masyarakat untuk bersuara, kejujuran dalam menjalankan amanah, serta keterbukaan institusi dalam menerima kritik dan pengawasan publik.

Melalui pendekatan sederhana di warung kopi, Kejari Kota Gorontalo ingin menunjukkan bahwa hukum tidak harus selalu terasa jauh dari masyarakat. Sebaliknya, pemahaman dan kesadaran hukum dapat dibangun melalui komunikasi, dialog, serta kolaborasi yang terbuka.

Kegiatan Ngopi Bareng Jaksa pun menjadi salah satu upaya Kejari Kota Gorontalo untuk menghadirkan wajah penegakan hukum yang lebih humanis, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store