30 Motor Siswa Terjaring Razia, Knalpot Brong Diamankan ke Polsek Ujungbatu

Jurnalis: Moh Nasir
kabarbaru, Rokan Hulu — Sebanyak 30 sepeda motor milik siswa terjaring dalam razia penertiban knalpot tidak standar atau brong di lingkungan SMAN 1 Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 10.45 WIB.
Tak ditilang, kendaraan tetap bersama siswa. Kapolsek Kompol Buyung Kardinal meminta knalpot diganti standar dan mengingatkan penegakan hukum jika pelanggaran kembali terjadi.
Razia digelar tim gabungan Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Ujungbatu. Kegiatan melibatkan Sekcam Ujungbatu, Kapolsek Ujungbatu Kompol Buyung Kardinal, Babinsa Koramil 08/TDN Serda Richad yang mewakili Danramil, Kepala SMAN 1 Ujungbatu, personel Polsek dan Satlantas, serta jajaran guru dan staf sekolah.
Penertiban dipusatkan di kawasan lapangan sekolah dengan sasaran kendaraan roda dua milik siswa. Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan 30 unit sepeda motor dari berbagai merek yang menggunakan knalpot tidak standar.
Kali ini, kendaraan tidak ditilang. Petugas hanya mengamankan knalpot brong ke Polsek Ujungbatu, sementara sepeda motor tetap dibawa oleh masing-masing siswa.

Kapolsek Ujung Batu Kompol Buyung Kardinal mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari pembinaan agar para siswa mengganti knalpot kendaraan mereka dengan standar pabrik.
“Untuk kendaraan tidak ditilang. Knalpot kita bawa ke Polsek, motor tetap sama anak-anak. Yang penting ganti knalpot yang standar,” ujar Buyung.
Namun, ia menegaskan bahwa kesempatan pembinaan tersebut tidak berarti pelanggaran boleh diulangi.
“Jangan diulangi kembali. Apabila diulangi, akan kita lakukan penegakan hukum,” tegasnya.
Orang Tua Siswa Dipanggil Pihak sekolah juga akan memanggil orang tua siswa yang kendaraannya terjaring razia. Orang tua diminta ikut memberikan pengertian dan mengingatkan anak agar mematuhi aturan lalu lintas serta tidak kembali menggunakan knalpot brong.
Langkah ini diharapkan menjadi pembinaan bersama antara sekolah, kepolisian, orang tua, dan siswa.
Babinsa Koramil 08/TDN Serda Richad mengatakan, penertiban tersebut bertujuan menanamkan kedisiplinan berlalu lintas sejak dini sekaligus menjaga kenyamanan lingkungan sekolah dan masyarakat.
Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan tertib. Penertiban ini sekaligus menjadi pesan bahwa pendekatan pembinaan masih dikedepankan. Namun, jika pelanggaran kembali terjadi, aparat telah memberikan peringatan bahwa penegakan hukum dapat dilakukan. (Rahmad)
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
