Viral! Puskesmas di Kolaka Utara Jadi Tempat Dugem dan Pesta Miras

Jurnalis: Abdul Hamid
Kabar Baru, Kolaka – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 yang berlangsung tidak biasa.
Dalam rekaman tersebut, sejumlah warga tampak menggelar pesta minuman keras (miras) dan berjoget ala dugem di halaman Puskesmas Latowu, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.
Video viral itu memperlihatkan deretan botol miras di atas meja tepat di depan bangunan puskesmas.
Alunan musik DJ yang berdentum keras mengiringi aksi joget sejumlah perempuan di area fasilitas kesehatan tersebut.
Ironisnya, pesta kembang api dan peralatan sound system besar turut melengkapi suasana yang dinilai tidak pantas bagi sebuah institusi medis.
Tanggapan Dinkes Kolaka Utara
Menanggapi kegaduhan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kolaka Utara, Irham, segera memberikan klarifikasi resmi.
Ia membenarkan bahwa lokasi dalam video itu merupakan area Puskesmas Latowu, namun ia memberikan catatan penting terkait status bangunan tersebut.
“Kami perlu meluruskan bahwa bangunan tersebut sebenarnya belum berfungsi untuk pelayanan kesehatan. Saat ini, aktivitas pelayanan kesehatan masyarakat Desa Latowu masih berjalan di puskesmas sementara,” ujar Irham sebagaimana kami kutip dari laman Pemkab Kolut.
Irham menjelaskan bahwa gedung tersebut masih dalam tahap pembangunan.
Lokasinya memang berada hampir berseberangan jalan dengan puskesmas aktif, sehingga masyarakat mungkin salah sangka dan menganggap kejadian berlangsung di fasilitas kesehatan yang sedang beroperasi.
Harus Ditindak Tegas
Meski gedung tersebut belum berfungsi, Dinas Kesehatan tetap mengecam keras aksi pesta miras dan dugem tersebut.
Irham menegaskan bahwa pihak dinas tidak mengetahui adanya agenda perayaan di lokasi proyek bangunan puskesmas itu.
“Kejadian ini tetap tidak bisa kami benarkan. Kami akan turun langsung ke lokasi untuk meminta keterangan dari Kepala Puskesmas serta pihak pelaksana pembangunan,” lanjutnya.
Dinkes Kolaka Utara kini memberikan perhatian serius terhadap kasus ini demi menjaga marwah fasilitas kesehatan di wilayah tersebut.
Irham juga memastikan bahwa pelayanan kesehatan bagi warga tetap berjalan normal dan tidak terganggu oleh insiden viral ini.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink






