Mengenal Sosok Umi Risma, Pengusaha Sukses Sultan Valen DA7

Jurnalis: Rifan Anshory
Kabar Baru, Madura — Nama Risma Ratu Catering Mekkah belakangan menjadi sorotan publik, khususnya di Madura.
Ia dikenal luas sebagai salah satu sosok penting di balik pemenangan Valen Akbar dalam ajang Dangdut Academy (DA) 7.
Dukungan total dan konsistensinya membuat nama Risma dijuluki sebagai salah satu “sultan pemenangan” Valen.
Risma yang akrab disapa Umi Risma dikenal sebagai pengusaha katering sukses di Makkah, Arab Saudi.
Dalam menjalankan bisnisnya, Umi Risma didampingi sang suami, Abah Zubair, pria asal Pamekasan, Madura.
Di balik kesuksesannya saat ini, tersimpan perjalanan hidup panjang yang dimulai dari nol.
Perempuan keturunan Madura ini merupakan Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang merintis usaha secara mandiri di Tanah Suci.
Risma mengaku berangkat ke Arab Saudi sejak kecil. Ia mengikuti orang tuanya yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Karena kondisi keluarga, Umi Risma tidak menamatkan pendidikan formalnya dan harus belajar bertahan hidup sejak usia dini.
“Ke sini waktu kecil, kelas 5 SD ikut orang tua ke Arab Saudi,” ujar Umi Risma, dikutip dari kanal YouTube Faiz Slamet.
Di Makkah, Umi Risma memulai usaha dengan berjualan kecil-kecilan di depan hotel. Perlahan, dari hasil jerih payahnya, ia memberanikan diri menyewa kafetaria kecil.
Seiring bertambahnya pengalaman dan kepercayaan pelanggan, skala usahanya terus berkembang.
Bisnis katering yang ia rintis sejak 2009 kini menjadi salah satu penyedia makanan Indonesia terbesar bagi jamaah haji dan umrah.
Menu yang disajikan pun beragam, mulai dari sate, soto, gulai, bakso, nasi goreng, nasi uduk, hingga lontong sayur, dengan pergantian menu setiap hari.
Selain katering, Umi Risma juga mengembangkan usaha camilan khas Nusantara seperti rengginang, kacang telur, peyek, kerupuk, hingga kuping gajah.
Usaha camilan ini justru tumbuh pesat saat pandemi Covid-19, ketika aktivitas haji dan umrah sempat dihentikan.
Kini, produknya tersedia di hampir seluruh toko Indonesia di Arab Saudi. Kesuksesan tersebut membuat omzet bisnis Umi Risma menembus angka fantastis.
Dalam satu musim tertentu, penghasilannya disebut bisa mencapai miliaran rupiah.
Namun, perjalanan itu tidak selalu mulus. Ia mengaku pernah mengalami kerugian besar akibat kerja sama yang tidak berjalan baik.
“Pernah rugi sampai 370 ribu riyal atau sekitar Rp1,4 miliar karena kendala karyawan dan kerja sama hotel,” ungkapnya.
Dari pengalaman pahit itu, Umi Risma belajar untuk lebih selektif dalam menjalin kerja sama.
Saat ini, ia mempekerjakan puluhan hingga 80 karyawan, seluruhnya berasal dari Indonesia, dan menyediakan apartemen khusus sebagai tempat tinggal sekaligus dapur produksi.
Meski tidak menamatkan pendidikan dasar, Umi Risma membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk sukses.
Kini ia mengelola sejumlah unit usaha, di antaranya Catering Makkah Umi Risma, Risma Cafe, Indonesia Food Risma Makkah, serta perusahaan perjalanan PT Travel Risma Zubair Tour.
Kisah hidup Umi Risma menjadi inspirasi banyak orang, khususnya warga Madura. Dari seorang TKW, ia menjelma menjadi pengusaha sukses di negeri orang.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

