Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Komisi II DPRD Sumenep Desak PDAM Segera Atasi Macetnya Air di Pinggir Papas

SekretarisKomisiIIAbd.RahmanBesertaAnggotaMelakukanRapatKerjaBersamaDinasKetahananP_copy_800x600
Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Agus Hariyanto (Foto: Istimewa).

Jurnalis:

Kabar Baru, Sumenep — Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Agus Hariyanto, mendesak PDAM Sumekar untuk menyelesaikan gangguan suplai air bersih di Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget.

Menurut Agus, air merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang wajib dipenuhi secara konsisten oleh penyedia layanan publik.

“Air ini merupakan kebutuhan dasar manusia, terutama bagi warga Pinggir Papas yang sepenuhnya bergantung pada pasokan dari PDAM,” ujarnya, Selasa (11/11).

Ia menilai, persoalan macetnya suplai air yang terus berulang menjadi tanda perlunya evaluasi serius terhadap manajemen dan sistem distribusi PDAM.

“Semoga ini menjadi bahan evaluasi bagi manajemen PDAM, karena keluhan warga seperti ini bukan yang pertama kali. Ini kesempatan bagi PDAM untuk berbenah dan memperbaiki kualitas layanannya,” tegasnya.

Agus memastikan, jika permasalahan tidak segera diselesaikan, pihaknya akan memanggil pihak PDAM untuk dimintai keterangan secara resmi.

“Jika dalam waktu dekat belum ada perbaikan signifikan, kami di Komisi II akan memanggil PDAM untuk mendengar langsung penjelasan dan mencari solusi konkret penyelesaiannya,” katanya.

Ia berharap PDAM dapat lebih responsif dalam menangani keluhan masyarakat, khususnya di wilayah yang kerap terdampak gangguan.

“Kami tidak ingin masyarakat terus dirugikan. PDAM harus hadir dengan solusi, bukan hanya penjelasan teknis tanpa penyelesaian di lapangan,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga Desa Pinggir Papas mengeluhkan suplai air PDAM yang macet selama beberapa bulan terakhir dan bahkan mati total dalam sepekan terakhir.

Kepala Desa Pinggir Papas, H. Ubaid Abdul Hayat, menyebut kondisi ini sudah sangat mengganggu aktivitas warga.

“Satu minggu ini macet total. Banyak warga yang mengadu karena air tidak lancar. Senin kemarin ibu-ibu sudah siap rombongan mau ke PDAM untuk konfirmasi, tapi saya tahan dulu. Kami ingin komunikasi baik-baik dulu dengan pihak PDAM,” ujarnya.

Ia berharap PDAM segera mengambil langkah konkret.

“Kasihan masyarakat, air ini kebutuhan dasar manusia. Jangan sampai dibiarkan berlarut-larut,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Sumekar Sumenep, Febmi Noerdiansyah, memastikan pihaknya terus melakukan pengecekan dan perbaikan di lapangan.

“Tim kami setiap hari turun ke lapangan. Permasalahannya memang kebocorannya belum ketemu,” kata Febmi.

Ia menjelaskan, PDAM telah menambah distribusi air dari Kalianget ke Pinggir Papas.

Ia juga mengklaim, Dusun Ageng dan Dusun Dalem sudah lancar, sementara Dusun Kauman sebagian airnya mulai mengalir meski tekanannya masih kecil.

Febmi juga meminta warga sementara tidak menggunakan pompa listrik (sanyo) agar distribusi air lebih merata.

“Dusun Kauman titik terjauh, dan masih banyak warga yang pakai sanyo. Kami minta dimatikan dulu supaya airnya merata,” jelasnya.

Ia memastikan PDAM terus menelusuri titik kebocoran dan menormalkan pasokan air bersih.

“Suplai air sudah kami tambah. Jika masih ada warga yang airnya mati, sampaikan alamatnya agar kami bisa cek langsung,” pungkasnya.

Jurnalisme Hijau

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store