Kader PMII IAIN Parepare Borong Lima Medali Nasional
Jurnalis: Arif Muhammad
Kabar Baru, Parepare — Ketua Korps PMII Putri (Kopri) PMII Rayon FUAD IAIN Parepare, Hasdiana Muin, meraih lima medali dalam ajang Gebyar Olimpiade Sains Siswa Indonesia (GOSSI) 2026 tingkat nasional.
Dalam kompetisi tersebut, Hasdiana menyabet tiga medali emas pada bidang Matematika, Ekonomi, dan Bahasa Indonesia. Ia juga meraih satu medali perak di bidang Biologi serta satu medali perunggu pada Bahasa Inggris.
Capaian itu menegaskan bahwa kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu bersaing di bidang akademik tingkat nasional. Di tengah tanggung jawabnya sebagai Ketua Kopri, Hasdiana tetap konsisten mengembangkan kapasitas intelektual melalui kompetisi ilmiah.
Hasdiana mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari disiplin dan kemampuan mengatur prioritas antara organisasi dan belajar. “Alhamdulillah, saya biasanya membuat jadwal dan menentukan prioritas. Kalau ada kegiatan organisasi, saya selesaikan sesuai tanggung jawab. Tapi saya juga tetap menyisihkan waktu khusus untuk belajar setiap hari, meskipun tidak lama yang penting konsisten,” ujarnya.
Ia menilai kunci utama menjaga keseimbangan adalah fokus pada peran yang sedang dijalani. “Menurut saya kuncinya disiplin dan bisa mengatur fokus. Saat organisasi saya fokus organisasi, saat belajar saya benar-benar fokus belajar. Jadi keduanya tetap bisa berjalan seimbang,” kata Hasdiana.
Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Parepare, Dr. A. Nurkidam, M.Hum., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Alhamdulillah, tentu sebagai pimpinan bersyukur karena mahasiswa Fuad mampu meraih prestasi tingkat nasional dalam olimpiade sains dan tidak tanggung-tanggung lima medali sekaligus. Hal ini memperlihatkan bahwa IAIN Parepare khususnya Fuad terkhusus prodi SPI kemampuan mahasiswanya tidak kalah dengan perguruan tinggi lainnya dan merupakan satu kebanggaan tersendiri,” ujarnya.
Ia berharap capaian itu dapat berkelanjutan dan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya. “Tentu kami berharap apa yang dicapai hari ini bisa berkesinambungan kepada generasi-generasi selanjutnya,” katanya.
Rektor IAIN Parepare, Prof. Dr. Hannani, M.Ag., juga menyampaikan kebanggaannya atas prestasi tersebut. Ia menilai capaian itu merupakan indikator keunggulan yang perlu terus dikembangkan untuk masa depan yang lebih cemerlang. “Prestasi itu indikator bahwa ada keunggulan yang bisa kita kembangkan untuk masa depan lebih cemerlang,” ujarnya.
Ia mendorong agar keberhasilan tersebut tidak berhenti pada satu momentum. Mengutip pesan filsuf Yunani, ia menambahkan, “Keunggulan bukanlah sebuah tindakan, melainkan sebuah kebiasaan. Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang.”
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

