Jenderal Maruli Geram, Jembatan Bailey Aceh Disabotase

Jurnalis: Dian Annisa
Kabar Baru, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengecam keras aksi sabotase terhadap infrastruktur publik di daerah bencana.
Orang tidak bertanggung jawab menyasar Jembatan Bailey Teupin Mane di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, dengan mencopot sejumlah baut pada badan jembatan.
Jenderal Maruli menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat membahayakan keselamatan warga yang melintas.
Ia tidak menyangka ada pihak yang tega merusak fasilitas darurat saat TNI sedang berupaya memulihkan akses transportasi masyarakat.
“Ini biadab,” tegas Maruli dalam konferensi pers pemulihan bencana di Posko Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Prajurit Kerja Keras Tiga Sif
Maruli menjelaskan bahwa prajurit TNI AD di lapangan bekerja ekstra keras untuk mempercepat pemulihan.
Mereka membagi waktu kerja ke dalam tiga sif (pagi, siang, dan malam) agar aktivitas masyarakat kembali normal setelah bencana memutus banyak akses jalan di Pulau Sumatera.
“Anggota kita bekerja tanpa henti. Jika tidak bekerja tiga sif, kami tidak akan bisa mencapai target pembangunan tepat waktu,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Dansatgas Pembangunan Jembatan tersebut.
Dalam konferensi pers itu, hadir pula jajaran menteri dan pimpinan lembaga, termasuk Menko PMK Pratikno, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kehadiran para tokoh ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani dampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Target 43 Jembatan di Sumatera
Saat ini, TNI AD tengah mengejar target pembangunan 43 jembatan bailey di tiga provinsi terdampak.
Hingga kini, sebanyak 12 jembatan telah rampung berdiri, sementara 15 lainnya masih dalam proses pengiriman material dari Jakarta.
Maruli juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan Kementerian Pertahanan untuk mendatangkan 100 jembatan bailey tambahan dari luar negeri.
Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di seluruh wilayah Indonesia.
“Enam jembatan saat ini sedang dalam tahap pemasangan. Dukungan 100 bailey dari Presiden akan kita siagakan untuk penanganan bencana di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

