Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Profil Mantan Rektor Unila yang Pernah Terjaring OTT KPK

Desain tanpa judul - 2026-01-17T152150.070
Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof. Dr. Karomani (Dok: Humas).

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengejutkan publik dengan menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof. Dr. Karomani.

Tim penyidik KPK mengamankan Karomani bersama sejumlah pihak lainnya dalam operasi dini hari di wilayah Bandung dan Lampung.

Saat ini, sang Rektor sedang menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, mengonfirmasi bahwa penangkapan ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi.

Sebelum penangkapan terjadi, Karomani terpantau sedang mengikuti kegiatan character building kampus di Lembang, Jawa Barat, sejak 17 Agustus 2022.

Akademisi dan Aktivis Asal Menes

Karomani menjabat sebagai Rektor Unila untuk periode 2019-2023 setelah terpilih pada Oktober 2019 lalu. Selain berkecimpung di dunia akademik, pria kelahiran 30 Desember 1961 ini juga aktif dalam organisasi keagamaan.

Ia tercatat pernah mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung.

Meskipun besar di Lampung, Karomani sebenarnya merupakan putra asli daerah dari Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di tanah kelahirannya sebelum merantau untuk kuliah S1 di IKIP Bandung.

Karomani kemudian meraih gelar Magister Ilmu Sosial dan Doktor Ilmu Komunikasi dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung.

Pernah Kritik Pandeglang

Nama Karomani sempat mencuri perhatian pada Pilkada 2020 lalu ketika ia melontarkan kritik pedas terhadap Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Ia menilai kemajuan daerah asalnya sangat lambat, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur jalan.

Karomani secara terbuka menyebut Pandeglang masih terpuruk di bawah kepemimpinan Irna Narulita.

Dalam sebuah kesempatan di Karang Tanjung, Karomani menegaskan bahwa Pandeglang membutuhkan pemimpin yang inovatif dan mampu memberikan keteladanan.

Ia mengaku gelisah melihat kondisi kampung halamannya yang tidak mengalami perubahan signifikan selama 40 tahun terakhir.

“Saya berharap ada gerakan sipil yang konkret untuk membangkitkan masyarakat dari keterpurukan, mulai dari pemberdayaan ekonomi mikro di desa-desa,” ungkap pria yang akrab disapa Aom tersebut saat itu.

Kini, sosok yang vokal menyuarakan perubahan tersebut justru harus berhadapan dengan hukum akibat kasus yang sedang didalami oleh lembaga antirasuah.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store