Gagal Tangani Banjir Jakarta, Ika Agustin Ningrum Didesak Mundur dari Kadis SDA DKI

Jurnalis: Dian Annisa
Kabar Baru, Jakarta – Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Jumat (23/01/2026) dini hari kembali melumpuhkan sejumlah ruas jalan utama.
Kondisi ini memicu kritik tajam terhadap kinerja Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, yang publik nilai gagal mengantisipasi luapan air.
Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansah, menyatakan bahwa kegagalan penanggulangan banjir ini berdampak langsung pada kemacetan parah di berbagai titik ibu kota.
Ia menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan hasil nyata, bukan sekadar janji atau penjelasan teknis tanpa solusi.
Titik Banjir Malah Bertambah
Menurut Endriansah, jumlah titik banjir di Jakarta justru mengalami peningkatan selama hampir tiga tahun masa jabatan Ika Agustin.
Ia menilai kondisi ini sangat ironis mengingat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengucurkan anggaran pengendalian banjir hingga triliunan rupiah setiap tahunnya.
“Anggaran besar habis, tapi rakyat tetap kebanjiran. Yang rapi hanya laporan, yang tenggelam masyarakat,” tegas Endriansah dikutip Jurnalis Kabarbaru di Jakarta, Jumat (23/01/2026).
FPPJ pun mendesak evaluasi total dan menyarankan agar posisi strategis tersebut diisi oleh figur yang memiliki latar belakang teknis lebih berpengalaman.
Penurunan Muka Tanah dan Rob
FPPJ juga mengingatkan bahwa banjir kali ini baru berasal dari curah hujan lokal. Jakarta masih menyimpan ancaman yang jauh lebih besar, yaitu penurunan muka tanah dan tekanan air laut (rob) di wilayah pesisir utara yang belum tertangani secara serius.
“Kalau hujan saja Jakarta sudah tenggelam, bagaimana nanti menghadapi penurunan tanah dan rob dari laut? Ini alarm keras kegagalan pengelolaan SDA,” tambah Endriansah.
Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret sebelum kerugian warga semakin membengkak akibat manajemen air yang buruk.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

