Dr. Abdullah Hamid: Ruang Digital Jadi Medan Baru Dakwah Kader PMII

Jurnalis: Muhammad Ody
Kabarbaru, Surabaya – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menuntut organisasi kemahasiswaan untuk mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Hal tersebut disampaikan Dr. Abdullah Hamid dalam forum kajian yang diikuti oleh kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Dalam pemaparannya, Dr. Abdullah Hamid menegaskan bahwa dakwah di era modern tidak lagi cukup dilakukan melalui forum-forum konvensional seperti pengajian atau diskusi tatap muka. Menurutnya, ruang digital kini telah menjadi medan baru yang strategis untuk menyebarkan nilai-nilai keislaman yang moderat, inklusif, dan mencerahkan.
“Hari ini medan dakwah tidak hanya berada di mimbar dan majelis, tetapi juga di media sosial. Karena itu, kader PMII harus adaptif terhadap perkembangan digital agar pesan-pesan Islam dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.
Ia menilai generasi muda, khususnya kader PMII, memiliki potensi besar untuk mengisi ruang digital dengan narasi keagamaan yang menyejukkan di tengah derasnya arus informasi di media sosial.
Sementara itu, Ketua Umum PKC PMII Jawa Timur menyampaikan bahwa komitmen organisasi dalam merespons perkembangan teknologi akan terus dimasifkan. Hal tersebut dinilai penting karena perkembangan digital turut memengaruhi dinamika organisasi, baik di tingkat rayon, komisariat, cabang, koordinator cabang (koorcab), hingga Pengurus Besar PMII.
Ke depan, PKC PMII Jawa Timur tidak hanya akan memperkuat kapasitas intelektual kader, tetapi juga mendorong peningkatan literasi dan penguasaan teknologi digital guna menjawab tantangan zaman.
Kegiatan kajian tersebut berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar setiap ikhtiar yang dilakukan dapat membawa manfaat bagi umat dan masyarakat luas.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

