Demokrat Sumenep Beri Sinyal Kontra Kebijakan DPP soal Pilkada Lewat DPRD

Jurnalis: Rifan Anshory
Kabar Baru, Sumenep — DPC Demokrat Kabupaten Sumenep memberi sinyal keberatan atas keputusan DPP Partai Demokrat yang mendukung penyelenggaraan Pilkada melalui DPRD.
Isyarat itu disampaikan Ketua DPC Demokrat Sumenep, Indra Wahyudi, saat menerima aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa Sumenep di kantor DPC setempat, Selasa (13/1).
Ketika ditanya apakah Demokrat Sumenep mendukung keputusan DPP, Indra menegaskan pihaknya sejalan dengan gelombang kegelisahan masyarakat.
“Kami tetap berada di barisan rakyat. Secara kolektif dan kolegial, DPC pasti akan bersuara soal ini. Reaksi seperti ini tidak hanya muncul di sini, tetapi juga di banyak kota lain,” ujarnya.
Indra menambahkan, aspirasi mahasiswa akan menjadi bahan pertimbangan internal DPC dan disampaikan kepada DPP.
“Tentu ini menjadi referensi kegelisahan kami terkait wacana dari pusat. Apapun aspirasi teman-teman mahasiswa akan kami tampung dan insyaAllah kami tindaklanjuti,” kata dia.
Menanggapi tudingan inkonsistensi partai karena mendukung wacana tersebut, Indra menekankan bahwa partainya tetap berada di garis demokrasi.
“Ini masih tahap wacana dan pemikiran. Dulu, SBY sebagai bapak demokrasi ikut menghadirkan Perpu untuk menolak Pilkada melalui DPRD,” jelasnya.
Meski demikian, ia menegaskan keputusan akhir tetap berada di tangan DPP. Namun, setiap reaksi dan aspirasi dari daerah akan disampaikan sebagai bahan pertimbangan.
“Ini bukan soal mendukung atau menolak. Ini terkait wacana dari pusat, sementara kami hanya struktur kecil di daerah. Ketika ada reaksi seperti ini, kami perlu menindaklanjutinya. Kalau bicara struktur dan sikap, tentu kami patuh kepada DPP. Namun sepanjang ada reaksi, aspirasi masyarakat akan kami sampaikan,” pungkasnya.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

