Bupati Ismet Mile Dorong Tata Kelola Keuangan Transparan untuk Bone Bolango

Jurnalis: Rianto
Kabar Baru, Gorontalo – Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, dorong penerapan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan profesional sebagai landasan utama bagi kemajuan pembangunan daerah. Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan Pembinaan dan Penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di Aula Bappeda-Litbang Bone Bolango pada Jumat (6/3).
Kegiatan yang dilakukan kerja sama dengan Bappeda-Litbang, Inspektorat Kabupaten Bone Bolango, serta Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo ini diikuti oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bone Bolango.
Dalam kesempatan itu, Bupati Ismet menekankan perlunya manajemen risiko yang diterapkan oleh setiap pimpinan OPD dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, pengelolaan daerah harus terukur sejak tahap perencanaan, bukan hanya berdasarkan kebiasaan yang ada.
“Kita harus dorong penerapan manajemen risiko mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Ini penting agar program pembangunan tetap tepat sasaran, memberikan manfaat bagi stabilitas daerah, dan berdampak nyata pada kesejahteraan rakyat,” jelas Ismet.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap rupiah anggaran yang dikelola harus dipertanggungjawabkan sesuai aturan hukum guna menghindari penyimpangan. Melalui kegiatan ini, Bupati mengajak semua pihak untuk bersama-sama memperkuat tata kelola keuangan transparan.
Selain itu, ia menyampaikan harapan agar pembinaan serupa dapat terus dilaksanakan dan tidak hanya menyasar pimpinan OPD, tetapi juga seluruh ASN untuk meningkatkan kapasitas SDM aparatur. Dengan tata kelola keuangan yang semakin baik, diharapkan kinerja pemerintah meningkat dan kepuasan masyarakat terhadap layanan publik dapat tercapai.
Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala BPKP Perwakilan Gorontalo beserta tim yang terus mendampingi pengelolaan keuangan daerah. Kegiatan pembinaan SPIP ini diharapkan menjadi momentum transformasi birokrasi untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
“Tujuan akhirnya adalah terwujudnya stabilitas daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semua ini bisa tercapai jika kita bersama-sama dorong tata kelola keuangan yang transparan dan profesional dari masing-masing meja kerja,” tutup Ismet.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

