Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

BUMD Jatim Dinilai Tak Produktif, Harta Dirutnya Justrus Capai Miliaran

Kabarbaru.co
Dari Kiri : Erlangga Satriaagung, Mirza Muttaqien dan Joko Triono (Dok.Istimewa).

Jurnalis:

Kabarbaru, Surabaya – Tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi perhatian serius DPRD Jatim karena dinilai belum memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ketiga perusahaan daerah tersebut adalah PT Panca Wira Usaha, PT Jatim Grha Utama, dan PT Air Bersih.

Sorotan itu disampaikan oleh Komisi C DPRD Jawa Timur saat pembahasan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Jawa Timur Tahun Anggaran 2024. Dalam forum tersebut, DPRD bahkan meminta evaluasi terhadap keberadaan tiga BUMD tersebut karena dinilai tidak menunjukkan kinerja yang cukup prospektif.

Secara keseluruhan, target setoran PAD dari sektor BUMD yang dipatok sebesar Rp473,110 miliar hanya mampu terealisasi Rp471,687 miliar atau sekitar 99,70 persen. Namun kontribusi dari tiga BUMD yang menjadi sorotan tersebut relatif kecil.

PT Panca Wira Usaha hanya menyumbang sekitar Rp1,2 miliar, sementara PT Jatim Grha Utama memberikan kontribusi Rp1,67 miliar. Adapun PT Air Bersih tercatat menyetor sekitar Rp1,556 miliar.

Sorotan terhadap kinerja perusahaan daerah itu kemudian memicu perhatian publik terhadap profil kekayaan para pimpinan perusahaan. Berdasarkan laporan dalam Komisi Pemberantasan Korupsi melalui data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), nilai kekayaan para direktur utama BUMD tersebut tercatat mencapai miliaran rupiah.

Direktur Utama PT Panca Wira Usaha, Erlangga Satriagung, tercatat sebagai yang memiliki harta paling besar. Dalam laporan periodik tahun 2024 yang disampaikan pada Maret 2025, ia melaporkan total kekayaan mencapai sekitar Rp12,29 miliar.

Aset tersebut sebagian besar berupa tiga bidang tanah dan bangunan di Surabaya dengan nilai lebih dari Rp7 miliar. Selain itu, ia juga memiliki kendaraan mobil Honda HR-V keluaran 2023 serta sejumlah harta bergerak lain, surat berharga, dan kas yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Sementara itu, Direktur PT Jatim Grha Utama, Mirza Muttaqien, melaporkan total kekayaan sekitar Rp6,55 miliar setelah dikurangi utang. Harta tersebut didominasi kepemilikan enam bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Mojokerto, Gresik, dan Surabaya.

Ia juga tercatat memiliki kendaraan berupa mobil Toyota Fortuner tahun 2022 dan sepeda motor Yamaha NMAX, serta sejumlah aset lain seperti surat berharga dan simpanan kas.

Adapun Direktur Utama PT Air Bersih, Joko Triono, memiliki total harta sekitar Rp7,47 miliar. Kekayaan tersebut mayoritas berasal dari kepemilikan lima bidang tanah dan bangunan yang berada di Surabaya.

Selain aset properti, ia juga memiliki kendaraan berupa mobil Toyota Innova Hybrid serta sepeda motor Honda Beat, disertai sejumlah harta bergerak lain dan simpanan kas.

Data kekayaan para direksi BUMD ini menjadi perhatian publik di tengah kritik terhadap kinerja beberapa perusahaan daerah yang dinilai belum maksimal dalam memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store