Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Angga Yunanda dan Maudy Ayunda Menggila dalam Film Para Perasuk

Cuplikan film Para Perasuk (Instagram.com/filmparaperasuk)
Cuplikan film Para Perasuk (Instagram.com/filmparaperasuk).

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Industri perfilman Indonesia kembali kedatangan karya ambisius dari sutradara peraih penghargaan, Wregas Bhanuteja. Film terbarunya berjudul Para Perasuk resmi menghiasi layar bioskop mulai Kamis, 23 April 2026. Film ini menawarkan premis unik yang memadukan unsur drama, supernatural, dan kritik sosial terhadap penggusuran lahan.​

Sinopsis: Pesta Sambetan dan Perjuangan Menyelamatkan Desa

​Para Perasuk mengambil latar di Desa Latas, sebuah wilayah yang memiliki tradisi ganjil bernama Pesta Sambetan. Dalam tradisi ini, kerasukan massal menjadi bentuk rekreasi warga untuk melarikan diri dari realitas hidup yang pahit.

Tokoh utama, Bayu (Angga Yunanda), memiliki ambisi besar untuk diakui sebagai Perasuk Utama. Motivasi Bayu bukan sekadar status, melainkan upaya untuk mendapatkan uang demi menyelamatkan sumber mata air desa yang terancam digusur untuk kawasan industri. Baginya, mata air tersebut adalah jantung desa sekaligus tempat suci persemayaman para roh.

Konsep Unik: Transformasi Aktor Menjadi Roh Binatang

Salah satu daya tarik utama film ini adalah eksplorasi konsep roh binatang. Setidaknya ada 20 jenis roh hewan, mulai dari mamalia hingga serangga, yang akan merasuki para karakter.

Aktris Maudy Ayunda yang memerankan karakter Laksmi, harus melakukan transformasi total saat dirasuki roh kerbau. Penonton akan melihat sisi berbeda dari Maudy yang harus berakting di tengah sawah dan kubangan lumpur layaknya hewan berkaki empat tersebut.

Angga Yunanda Menjadi ‘Manusia Silver’

Penampilan Angga Yunanda sebagai “Manusia Silver” dalam trailer sempat menjadi perbincangan hangat netizen. Angga mengungkapkan bahwa tantangan terbesarnya bukan saat proses syuting, melainkan saat membersihkan cat perak yang menutupi seluruh tubuhnya.

“Melepas dan membersihkannya itu susah sekali. Lumayan lama prosesnya,” ungkap Angga saat sesi promosi film. Karakter visual ini mempertegas kesan artistik dan simbolis yang kerap menjadi ciri khas karya Wregas Bhanuteja.

Debut Layar Lebar Anggun C Sasmi dan Totalitas Pemain

Film ini juga menandai debut akting penyanyi internasional Anggun C Sasmi. Menariknya, Anggun mengaku sempat hampir kehilangan peran ini karena tidak sengaja mengabaikan (ghosting) pesan singkat dari sang sutradara melalui Instagram lantaran tidak mengenalnya secara pribadi.

Selain Anggun, totalitas juga ditunjukkan oleh Chicco Kurniawan. Berperan sebagai Pawit, seorang pemain gitar dalam sanggar, Chicco harus mengikuti les musik intensif selama dua bulan. Kerja kerasnya tersebut bahkan membuat jarinya kapalan dan mengalami pegal bahu akibat terus membawa gitar selama proses produksi.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store