Pengembangan Komik Digital Hindu Berbasis Kearifan Lokal Memperkuat Identitas Keagamaan

Jurnalis: Pengki Djoha
Ketua Tim:
Komang Sri Sulistyaningsih
Anggota Tim:
Ketut Dea Sesarahayu
Putu Tina Febriyanti
Kabar Baru,Gorontalo-Menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi yang kian pesat, pelestarian jati diri keagamaan memerlukan strategi yang adaptif dan inovatif. Menjawab tantangan tersebut, sebuah tim mahasiswa dari Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi memperkenalkan proyek pengembangan media edukasi modern pada tahun 2026 ini.
Proyek bertajuk “Pengembangan Komik Digital Literasi Beragama Hindu Bermuatan Kearifan Lokal sebagai Strategi Penguatan Identitas Keagamaan” ini hadir sebagai jembatan antara nilai-nilai luhur tradisi dengan gaya hidup generasi digital.
Kolaborasi Kreatif Mahasiswa IAHN Mpu Kuturan
Inovasi ini lahir dari buah pemikiran tim Sadawira Nayaka. Tim yang berbasis di Singaraja ini dipimpin oleh Komang Sri Sulistyaningsih selaku Ketua Tim, serta didukung penuh oleh dua anggotanya, Ketut Dea Sesarahayu dan Putu Tina Febriyanti.
Di bawah naungan IAHN Mpu Kuturan, tim ini berhasil meramu kurikulum literasi keagamaan ke dalam format visual yang interaktif. Nama “Sadawira Nayaka” sendiri mencerminkan semangat pemimpin yang berani dan setia dalam menjaga nilai-nilai Dharma di tengah perubahan zaman.
Mengangkat Kearifan Lokal ke Ruang Digital
Fokus utama dari komik digital ini adalah integrasi kearifan lokal sebagai fondasi narasi. Tim menyadari bahwa literasi agama akan jauh lebih efektif jika pembaca merasakan kedekatan dengan latar belakang budaya mereka sendiri.
Beberapa aspek unggulan yang diusung dalam isi berita pengembangan ini antara lain:
-
Visualisasi Ajaran Hindu: Mengemas filsafat dan etika Hindu ke dalam alur cerita yang ringan namun sarat makna.
-
Penguatan Identitas: Menanamkan rasa bangga terhadap identitas keagamaan melalui karakter-karakter yang merepresentasikan pemuda Hindu masa kini.
-
Media Adaptif: Memanfaatkan platform digital agar materi keagamaan dapat diakses kapan saja dan di mana saja melalui ponsel pintar atau tablet.
Strategi Penguatan Karakter Bangsa
Bukan sekadar hiburan, komik ini dirancang sebagai instrumen strategis untuk memperkuat karakter generasi muda. Dengan muatan lokal yang kental, diharapkan tidak ada celah antara teori agama yang dipelajari dengan praktik kehidupan sosial di masyarakat.
“Kami berupaya agar identitas keagamaan Hindu tidak hilang di tengah arus informasi global. Melalui komik digital ini, kearifan lokal tetap menjadi ‘jangkar’ bagi generasi muda dalam bertindak dan berpikir,” ujar perwakilan tim Sadawira Nayaka.
Dukungan Akademis dan Masa Depan
Langkah yang diambil oleh mahasiswa IAHN Mpu Kuturan Singaraja ini mendapat apresiasi luas sebagai bentuk nyata kontribusi akademis terhadap penguatan literasi digital nasional. Karya ini diharapkan menjadi pionir bagi munculnya konten-konten edukasi keagamaan kreatif lainnya di masa depan.
Melalui sinergi antara teknologi dan tradisi, Tim Sadawira Nayaka optimis bahwa jati diri umat Hindu akan tetap kokoh, relevan, dan terus bertumbuh selaras dengan perkembangan zaman.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

