KA SGW Papua Barat Perkuat Sinergi Cegah Radikalisme di Raja Ampat

Jurnalis: Latief
Kabar Baru, Raja Ampat – Kepala Satgas Wilayah (Kasatgaswil) Papua Barat melaksanakan koordinasi strategis dengan Bupati Raja Ampat, Selasa (20/1/2026), guna memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam upaya pencegahan paham intoleran, radikal, dan terorisme (IRT) di wilayah Papua Barat Daya.
Kegiatan koordinasi tersebut berlangsung di Kantor Bupati Raja Ampat, Waisai, mulai pukul 14.22 WIT hingga selesai. Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah preventif aparat bersama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kasatgaswil Papua Barat, KBP Gede Suardana, S.Pd., M.M, menyampaikan bahwa koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen bersama antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam mencegah masuk dan berkembangnya paham IRT di tengah masyarakat.
“Pencegahan paham intoleran, radikal, dan terorisme membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan sosial serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan toleransi,” ujar KBP Gede Suardana.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas pentingnya deteksi dini terhadap potensi penyebaran paham IRT, khususnya melalui penguatan peran perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda.
Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, S.IP., M.M., M.Ec.Dev, menyampaikan dukungan penuh serta kesiapan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat untuk bersinergi secara aktif dengan SGW Papua Barat dalam upaya pencegahan radikalisme dan terorisme secara berkelanjutan.
“Kami siap bekerja sama dan berkolaborasi dalam menjaga situasi keamanan yang aman dan kondusif di Raja Ampat,” tegas Bupati.
Koordinasi ini turut dihadiri Kepala Imigrasi Kelas II TPI Kota Sorong, Orall Robert S. Wanggai, serta jajaran personel SGW Papua Barat. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Kasatgaswil Papua Barat kepada Bupati Raja Ampat sebagai simbol sinergi, komitmen, dan kerja sama yang harmonis antara SGW Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.
Ke depan, SGW Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat sepakat untuk meningkatkan komunikasi rutin, melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, serta mendorong penguatan jejaring mitra pencegahan guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

