4 Pilar MPR RI Masuk Pesantren, Hasanuddin Wahid Temui Wali Murid

Jurnalis: Arif Muhammad
Kabar Baru, Malang — Yayasan Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Turen, Kabupaten Malang, menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi 4 Pilar MPR RI oleh Anggota MPR RI, Muh. Hasanuddin Wahid. Kegiatan ini diikuti oleh wali murid serta pengurus Yayasan Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Turen sebagai bagian dari upaya penguatan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan pendidikan pesantren. (9/12)
Dalam sambutannya, Muh. Hasanuddin Wahid menegaskan pentingnya 4 Pilar MPR RI, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menekankan bahwa pemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan harus terus ditanamkan, khususnya di lingkungan pesantren yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan moral generasi bangsa.
“Pancasila adalah dasar ideologi negara yang harus dihayati dalam kehidupan sehari-hari. UUD 1945 menjadi pedoman hukum, NKRI adalah bentuk negara yang wajib dijaga keutuhannya, dan Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita untuk menghargai keberagaman sebagai kekuatan bangsa,” ujar Hasanuddin Wahid.
Kegiatan sosialisasi berlangsung secara dialogis dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Para wali murid dan pengurus yayasan aktif menyampaikan pandangan serta pertanyaan terkait implementasi nilai-nilai 4 Pilar MPR RI dalam pendidikan karakter santri dan kehidupan bermasyarakat.
Salah seorang wali murid menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya nilai kebangsaan dalam mendukung pendidikan pesantren. Menurutnya, penguatan 4 Pilar MPR RI menjadi bekal penting bagi santri agar memiliki wawasan kebangsaan yang kokoh di tengah tantangan zaman.
Muh. Hasanuddin Wahid berharap sosialisasi 4 Pilar MPR RI dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai lembaga pendidikan, termasuk pesantren. “Melalui pemahaman yang utuh terhadap 4 Pilar, kita dapat memperkuat persatuan, menjaga keutuhan NKRI, serta menanamkan nilai kebangsaan sejak dini,” tuturnya.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, pengurus yayasan, dan wali murid. Kegiatan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat kesadaran berbangsa dan bernegara di lingkungan pesantren serta masyarakat sekitar Turen, Kabupaten Malang.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

