Sebagian Besar Pengurus PAN Bone Bolango Angkat Kaki

Jurnalis: Pengki Djoha
Kabar Baru, Gorontalo– Sebagian besar pengurus dan kader inti Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bone Bolango mengangkat kaki dari partai, mengumumkan pengunduran diri secara massal dalam pertemuan dan konferensi pers yang digelar Rabu sore (31/12/2025). Peristiwa ini membuat hampir dua pertiga struktur organisasi PAN tingkat kabupaten harus segera diisi ulang.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh partai dan awak media, dimana Sekretaris DPD PAN Bone Bolango Usman Hasan Hulopi menyampaikan bahwa keputusan untuk angkat kaki merupakan hasil musyawarah bersama yang telah melalui proses matang.
“Selama periode kepengurusan ini, kami telah menjalankan amanah dengan sepenuh hati. Hari ini kami memutuskan untuk angkat kaki dan menyampaikannya secara terbuka agar tidak ada kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ujar Usman dengan nada tenang dan tegas.
Turut angkat kaki adalah Nikson Gubali selaku Ketua PAC Suwawa Timur. “Alhamdulillah, selama lima tahun terakhir kita berhasil mencetak beberapa anggota DPR dan seorang sekretaris, bahkan pernah mengusung calon wakil bupati pada pemilihan sebelumnya. Kami ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan yang masih terus memperjuangkan visi bersama untuk masa depan,” ucapnya.
Ia juga menambahkan, “Apabila selama kami berada dalam partai ada hal-hal yang kurang menyenangkan bagi siapapun, terutama bagi sahabat-sahabat dekat dan saya sendiri sebagai Ketua PAC Suwawa Timur yang kini juga angkat kaki, mohonlah maaf yang sepenuhnya. Kami juga khusus sampaikan maaf kepada ketua dan seluruh pengurus PAN Kabupaten Bone Bolango yang baru saja terpilih.”
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan DPD PAN Bone Bolango Iskandar Ibrahim menegaskan bahwa setiap orang yang mengangkat kaki melakukannya dengan kesadaran penuh dan tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun. Hubungan baik dengan PAN dan sesama kader yang tetap berada di dalamnya juga tetap terjaga.
“Kita datang dengan niat baik, dan saat ini kita juga angkat kaki dengan cara yang sopan serta bermartabat. Tidak ada masalah pribadi atau konflik apapun yang menjadi alasan balik keputusan ini,” jelas Iskandar.
Menurut pihaknya, dua alasan utama yang membuat mereka memutuskan untuk angkat kaki adalah:
1. DPW tidak menunjukkan komitmen untuk menerima suara dan masukan dari tingkat bawah
2. Jalur komunikasi antar struktur organisasi di tingkat bawah sudah tidak berjalan dengan baik
Iskandar menambahkan bahwa perasaan bahwa ruang untuk berdialog dan menyelaraskan pandangan di dalam partai sudah tidak sesuai dengan yang diharapkan juga menjadi pertimbangan penting. Meski begitu, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki keluhan apapun terhadap partai atau pimpinan di tingkat atas.
Sebelum mengumumkan keputusan untuk angkat kaki, kelompok ini telah melakukan berbagai upaya komunikasi dengan pimpinan partai di tingkat provinsi dan pusat. Namun, hingga saat ini belum ditemukan titik temu yang dapat menjadi dasar untuk melanjutkan kepengurusan mereka.
Untuk saat ini, para pengurus yang telah angkat kaki belum menetapkan arah politik selanjutnya. Mereka akan mengambil waktu untuk mengamati dinamika politik baik di tingkat lokal maupun nasional sebelum memutuskan apakah akan bergabung dengan partai lain atau memilih jalur lain dalam berkontribusi bagi masyarakat daerah.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

