Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Dony Oskaria Desak Kapolda Aceh, Sumut dan Sumbar Usut Tuntas Perusakan Hutan Liar

Desain tanpa judul - 2025-11-29T232103.750
Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Dony Oskaria saat menyampaikan keterangan pers (Foto: Istana).

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Bencana banjir dan tanah longsor besar melanda sejumlah wilayah di Sumatra, meliputi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar), dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi ekstrem ini memicu banjir bandang yang menghantam permukiman warga dan merusak infrastruktur vital. Akses jalan utama di berbagai lokasi terputus total.

Lebih memilukan, bencana ini menimbulkan ratusan korban jiwa, dengan beberapa di antaranya masih dalam proses pencarian.

Menanggapi situasi darurat ini, Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Dony Oskaria, langsung meminta seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk segera mengerahkan bantuan kepada para korban di Sumatra.

Dony Oskaria menekankan agar koordinasi tanggap darurat berjalan cepat, terarah, dan tepat sasaran.

“Kepada seluruh BUMN agar ikut membantu saudara kita melalui BUMN Peduli,” tegas Dony Oskaria Kepada Jurnalis Kabarbaru di Jakarta, Minggu (30/11/2025).

Lebih lanjut, Dony Oskaria yang juga menjabat sebagai COO Danantara mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas dugaan perusakan hutan yang memicu bencana ini.

Viral Video Banjir Dengan Sampah Pohon 

Berbagai video yang beredar memperlihatkan air bah membawa potongan kayu besar, menguatkan dugaan adanya pembalakan liar masif di daerah hulu sungai. Menurutnya, banjir ini bukan sepenuhnya bencana alam.

Dia menyebut, pembalakan liar memiliki andil 99 persen dalam memicu kerusakan hutan dan memperparah aliran air.

“Banjir bandang di Sumbar, Sumut, dan Aceh ini terjadi akibat pembalakan hutan. Tangan manusia yang membuat bencana ini,” jelasnya.

Perusakan Hutan Harus Diusut Tuntas

Dony secara spesifik meminta Kapolda di tiga daerah tersebut untuk segera mengusut praktik perusakan hutan liar di Sumatra Barat dan wilayah terdampak lainnya.

Dia berharap Kapolda segera menindaklanjuti permintaan ini.

Untuk itu, selain fokus pada bantuan dan penindakan, Dony Oskaria juga menegaskan pentingnya percepatan penanganan bencana untuk mengurangi risiko lanjutan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi memicu longsor baru.

Kemudian, dia meminta seluruh pihak untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari otoritas resmi. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama.

“Kerja cepat dan terarah dinilai menentukan keberhasilan pemulihan Sumatra. Dengan demikian seluruh pihak dapat bergerak dalam satu komando dan fokus pada penyelamatan warga,” pungkasnya.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store