Morimilk: Inovasi Suplemen Nano Harapan Baru Atasi Stunting di Gorontalo

Jurnalis: Redaksi Kabarbaru
Kabar Baru, Gorontalo– Suplemen makanan inovatif bernama Morimilk, yang dikembangkan dengan teknologi nano, menunjukkan hasil menjanjikan dalam mengatasi masalah stunting pada balita. Produk ini merupakan kombinasi unik antara serbuk nanoprobiotik susu jagung dan serbuk liposom daun kelor, dirancang untuk memberikan nutrisi penting yang dibutuhkan balita dalam masa pertumbuhan.
Ketua peneliti Morimilk, Robert Tungadi, menjelaskan bahwa produk ini telah melalui tahapan penelitian yang ketat, mulai dari penelitian dasar hingga uji klinis. “Kami sangat bersemangat dengan potensi Morimilk. Penelitian ini didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi selama dua tahun melalui skema hilirisasi riset prioritas sinergi,” ungkap Robert.
Uji klinis Morimilk dilakukan di wilayah Provinsi Gorontalo, dengan melibatkan balita yang mengalami stunting. Balita tersebut diberikan Morimilk sebanyak dua kali sehari, dengan dosis setengah sendok teh setiap kali pemberian, selama periode dua bulan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada kondisi kesehatan balita.
“Kami sangat gembira melihat hasil uji klinis ini. Kadar zat besi dan seng pada balita stunting yang mengonsumsi Morimilk berhasil mencapai kadar normal kembali. Selain itu, kami juga melihat adanya peningkatan pada tinggi badan dan berat badan balita,” jelas Robert.
Lebih lanjut, Robert Tungadi menambahkan bahwa Morimilk tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Kami telah menjalin kerjasama dengan UMKM Al-Mustanir untuk memproduksi dan memasarkan Morimilk. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan MoU antara LPPM UNG dan direktur UMKM Al-Mustanir,” katanya.
Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan Morimilk dapat diproduksi secara massal dan didistribusikan secara luas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya balita yang membutuhkan. “Kami berharap Morimilk dapat menjadi solusi efektif dan terjangkau dalam mengatasi masalah stunting di Indonesia,” pungkas Robert Tungadi.
Insight NTB
Berita Baru
Berita Utama
Serikat News
Suara Time
Daily Nusantara
Kabar Tren
IDN Vox
Portal Demokrasi
Lens IDN
Seedbacklink







