Peresmian Gapura Desa Cihanjawar Jadi Puncak Trip Observasi 2026 SMA Labschool Ciracas

Jurnalis: Agung Wahyudi
Kabar Baru, Purwakarta— Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Ir. Sri Jaya Midan, M.P., yang hadir mewakili Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein), meresmikan Gapura Desa Cihanjawar dengan melakukan pemotongan pita, Sabtu (3/10).
Peresmian tersebut menjadi puncak rangkaian bakti sosial Trip Observasi 2026 SMA Labschool Ciracas di Kampung KB RW 02 Dusun 02, Desa Cihanjawar, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta.
Pembangunan gapura tersebut diselesaikan dalam waktu kurang lebih satu setengah bulan melalui kolaborasi antara SMA Labschool Ciracas, orang tua murid melalui POMG, pemerintah desa dan kecamatan, serta dukungan 26 sponsor dan 9 media partner yang turut membersamai pelaksanaan Trip Observasi 2026.
Tidak hanya pembangunan gapura, rangkaian bakti sosial juga mencakup pasar murah, kegiatan kesehatan, pendidikan, serta berbagai aktivitas interaksi bersama masyarakat. Seluruh kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman belajar yang sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Cihanjawar.
Ketua Pelaksana Trip Observasi 2026, Luthfi Ridzki, mengatakan bahwa kegiatan yang berjalan 6 hari dari tanggal 30 September hingga 5 Oktober tersebut bukan sekadar perjalanan sekolah, melainkan bagian dari proses pembelajaran yang mempertemukan siswa dengan kehidupan masyarakat secara langsung.
“Trip Observasi bukan sekadar perjalanan dari satu tempat ke tempat lain. Ini merupakan bagian dari proses pembelajaran yang mempertemukan siswa dengan kehidupan masyarakat secara langsung. Pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman, interaksi sosial, dan kontribusi nyata,” ujar Luthfi.
Luthfi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Trip Observasi 2026.
“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada 26 sponsor dan 9 media partner yang turut membersamai dan menyukseskan perhelatan Trip Observasi tahun ini. Dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Trip Observasi 2026 juga mengangkat semangat Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai salah satu landasan dalam melihat kontribusi kegiatan pendidikan dan pengabdian masyarakat.
Melalui berbagai rangkaian kegiatan, siswa diperkenalkan pada isu pembangunan berkelanjutan secara langsung, mulai dari pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan melalui pasar murah, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, pendidikan berkualitas, pengurangan kesenjangan, hingga kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan.
Dengan demikian, SDGs tidak hanya dipahami sebagai konsep pembangunan berkelanjutan, tetapi diperkenalkan kepada siswa melalui pengalaman langsung, kepedulian sosial, gotong royong, dan aksi nyata di tengah masyarakat.
Kepala SMA Labschool Ciracas, Risang Danardana, menegaskan bahwa Trip Observasi merupakan bagian dari proses pendidikan yang membawa siswa belajar langsung dari kehidupan masyarakat.
“Trip Observasi adalah bagian dari proses pendidikan yang membawa siswa belajar langsung dari kehidupan. Di tengah masyarakat, siswa tidak hanya mengamati, tetapi belajar mandiri, menghargai keberagaman, dan memupuk kepedulian sosial,” ujar Risang.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat membekas dan menjadi bekal bagi siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter serta bermanfaat bagi lingkungan.
Sementara itu, Kepala BPS Labschool UNJ, Totok Bintoro, menilai kegiatan Trip Observasi, termasuk penelitian yang dilakukan siswa, merupakan bagian dari pembentukan karakter siswa sebagai masyarakat akademik yang objektif dan rasional.
“Trip observasi dan penelitian ini membuktikan bahwa kalian adalah masyarakat akademik. Ciri akademik itu segala sesuatu dilandasi hal yang rasional, tidak mudah menyimpulkan sebelum pembuktian, dan menghargai temuan yang bermanfaat bagi masyarakat serta alam semesta,” ujar Totok.
Ia juga mengingatkan peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan saksama dan menjadikan pengalaman penelitian sebagai bagian dari proses pembentukan kepemimpinan.
“Kenapa kalian perlu TO, kenapa kalian perlu penelitian hari ini? Karena kalian calon pemimpin masa depan,” pungkasnya.
Kepala Desa Cihanjawar, Dedi Supriadi, menyambut baik kehadiran peserta Trip Observasi SMA Labschool Ciracas di wilayahnya. Menurutnya, interaksi antara siswa dan masyarakat menjadi ruang pertukaran pengalaman yang dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak.
“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik dari SMA Labschool Ciracas di Desa Cihanjawar. Kami berharap kehadiran adik-adik membawa inovasi dan motivasi belajar bagi anak-anak kami. Semoga kalian juga dapat menyerap nilai gotong royong, kesederhanaan, dan kerja keras dari keseharian warga di sini,” ujar Dedi.
Apresiasi serupa disampaikan Camat Bojong, Dede Iskandar, Ia menilai Trip Observasi memberikan pengalaman pembelajaran yang berbeda karena siswa dapat berinteraksi langsung dengan kehidupan masyarakat.
“Kegiatan seperti ini menjadi pembelajaran yang baik bagi anak-anak karena mereka tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar langsung dari kehidupan masyarakat desa. Mereka dapat melihat bagaimana gotong royong, kebersamaan, dan kehidupan masyarakat berjalan secara nyata,” ujar Dede.
Dede berharap hubungan antara SMA Labschool Ciracas dan masyarakat Desa Cihanjawar dapat terus dilanjutkan dan berkembang melalui berbagai kegiatan positif pada masa mendatang.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta Sri Jaya Midan, yang hadir mewakili Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein), menyampaikan apresiasi atas kontribusi SMA Labschool Ciracas kepada masyarakat Desa Cihanjawar.
Dalam kesempatan tersebut, Sri Jaya Midan juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Purwakarta yang belum dapat hadir secara langsung dalam kegiatan peresmian.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Purwakarta, kami mengucapkan terima kasih kepada SMA Labschool Ciracas yang telah melaksanakan kegiatan yang sangat baik ini. Kami juga menyampaikan permohonan maaf karena Bapak Bupati belum dapat hadir secara langsung,” ujar Sri Jaya Midan.
Menurutnya, kontribusi SMA Labschool Ciracas dalam Trip Observasi tidak hanya terlihat dari pembangunan gapura, tetapi juga dari berbagai kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami mengapresiasi sumbangsih yang diberikan melalui kegiatan bakti sosial. Bukan hanya pembangunan gapura, tetapi juga ada pasar murah, kegiatan kesehatan, pendidikan, dan berbagai kegiatan lainnya yang memberikan manfaat kepada masyarakat,” katanya.
Sri Jaya Midan menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk kontribusi sekaligus pembelajaran bagi para siswa.
“Anak-anak tidak hanya datang untuk belajar, tetapi juga datang membawa sesuatu yang bisa diberikan kepada masyarakat. Mudah-mudahan apa yang dilakukan hari ini menjadi pengalaman yang baik bagi anak-anak dan juga memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan pada masa mendatang.
“Harapan kami kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan sekali. Apa yang sudah dilakukan hari ini mudah-mudahan dapat terus dilanjutkan. Bukan hanya gapura ini, tetapi ke depan bisa ada pembangunan dan kontribusi lainnya yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” lanjutnya.
Trip Observasi 2026 melibatkan berbagai unsur sivitas akademika SMA Labschool Ciracas dan berfokus pada lima pilar utama, yaitu penelitian, peduli kehidupan desa, lintas budaya, pentas seni, serta bakti sosial yang diwujudkan melalui berbagai bentuk kegiatan bersama masyarakat.
Secara fisik, Gapura Desa Cihanjawar kini berdiri sebagai penanda selamat datang sekaligus simbol kolaborasi antara sekolah dan masyarakat. Pada desain gapura turut disematkan nama SMA Labschool Ciracas sebagai kenang-kenangan atas rangkaian kegiatan Trip Observasi 2026.
Peresmian gapura turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta Sri Jaya Midan, yang mewakili Bupati Purwakarta, Camat Bojong Dede Iskandar, Kepala Desa Cihanjawar Dedi Supriadi, pengurus yayasan dan sekolah, perwakilan orang tua murid, serta para tamu undangan.
Melalui peresmian tersebut, pihak sekolah dan panitia berharap keberadaan gapura tidak hanya menjadi bangunan fisik atau penanda wilayah, tetapi juga menjadi simbol persaudaraan dan keberlanjutan hubungan antara keluarga besar SMA Labschool Ciracas dengan masyarakat Desa Cihanjawar.
Trip Observasi 2026 pada akhirnya menjadi ruang belajar yang mempertemukan pendidikan, penelitian, kepedulian sosial, kesehatan, ketahanan pangan, gotong royong, pembangunan masyarakat, dan kemitraan dalam satu pengalaman bersama.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
