50 Paket Beras untuk Nelayan Pesisir Dumai, Ditpolairud Polda Riau Turun Menyapa Warga

Jurnalis: Moh Nasir
Kabarbaru, Dumai — Bagi masyarakat pesisir, perhatian tak cukup berhenti pada patroli dan pengamanan perairan. Kehadiran aparat juga dibutuhkan untuk mendengar persoalan warga dan menjangkau mereka yang menggantungkan hidup pada laut.
Melalui Program JALUR, polisi menyalurkan bantuan pangan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di Kelurahan Mundam, Kota Dumai.
Pendekatan itulah yang dilakukan Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau melalui program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat). Pada Jumat (9/10/2026), sebanyak 50 paket beras disalurkan kepada nelayan dan warga kurang mampu di Jalan Parit Ginem, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai.

Kegiatan itu turut didampingi Rahmat selaku Kasi Sos serta Saifullah, Ketua RT 03.
Selain menyerahkan bantuan pangan, personel kepolisian berdialog dengan warga untuk mendengarkan aspirasi dan memahami tantangan yang dihadapi masyarakat pesisir dalam kehidupan sehari-hari.
Sebanyak 50 paket beras tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima. Meski bantuan itu bersifat langsung, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.
Direktur Polairud Polda Riau, KBP Apri Fajar Hermanto, menyampaikan bahwa Program JALUR menyasar masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir sungai, laut, serta kawasan perbatasan.
Program tersebut, menurut dia, merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir dan melayani masyarakat di mana pun mereka berada.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang diikuti personel kepolisian dan warga. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kelancaran rezeki, serta keamanan dan ketertiban, khususnya di Kelurahan Mundam.
Melalui Program JALUR, Ditpolairud Polda Riau berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat pesisir. Penyaluran bantuan pangan menjadi salah satu bentuk kepedulian, sedangkan dialog langsung membuka kesempatan bagi warga untuk menyampaikan aspirasi.
Pada akhirnya, menjaga keamanan kawasan perairan bukan hanya soal patroli. Komunikasi yang terjalin dengan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan dan mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
