Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Bojonegoro Budidayakan Jamur Tiram

Jamur Tiram
Ilustrasi Jamur Tiram. (Foto: kampustani.com).

:

KABARBARU, BOJONEGORO – Pemerintah Desa Klampok Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro terus berusaha menggali dan mengembangkan potensi ekonomi masyarakat. Salah satu potensi yang dikembangkan saat ini yaitu budi daya jamur tiram.

Kepala Desa Klampok, Agus Suprianto mengatakan jika kegiatan masyarakat dalam budi daya hal ini sudah dimulai sejak sekitar 2 tahun lalu. Namun karena masih kurangnya pembinaan dan pengarahan dalam melakukan budi daya serta pengolahan hasil budi daya, maka kegiatan tersebut terlihat kurang bisa berkembang.

“Tahun ini mencoba untuk menggandeng petani-petani para pelaku yang berkaitan dengan hal tersebut untuk lebih mengembangkan usahanya,” terangnya. Selasa, (08/03/2022).

Baca Juga  Dukung Program Prioritas Pemerintah Penghulu dan Penyuluh Agama Islam Siap Laksanakan Edaran Menag No. 2/2024

Ia mengungkapkan jika bahwa terdapat lima warga yang melakukan budi daya jamur tiram. Mereka adalah Mardi Utomo dari RT 6 yang merupakani pelopor. Selain itu juga ada Marjadi dari RT 6, Suyuti (RT 4), M. Yusuf (RT 2) dan Agustina (RT 2).

Saat ini mereka sudah melakukan pembudidayaan, namun masih ada beberapa kendala. Oleh karena itu Kades Klampok berusaha untuk memberikan bimbingan dan pendampingan guna memajukan budi daya jamur tiram tersebut.

Gestun Jogja

Kendala yang dihadapi saat ini yaitu akan penurunan produksi pada saat musim kemarau dan kurang luasnya lahan untuk budi daya jamur tiram. Selain itu pengolahan hasil budi daya yang kurang kreatif serta pengemasan yang kurang menarik.

Baca Juga  Pria Paruh Baya Asal KBB Tewas Tenggelam di Danau Cirata

“Kendala yang dihadapi oleh petani adalah masalah produktifitas yang berkurang saat musim kemarau. Selain itu lahan yang kurang luas. Kendala yang ketiga adalah hasil mpengolahan yang kurang maksimal. Keinginan saya adalah meningkatkana pengolahan hasil budi daya menjadi lebih bagus dan kreatif,” ungkapnya.

Sebagian petani sebenarnya sudah ada yang mencoba untuk mengolah menjadi jamur krispi. Namun karena pengemasan kurang bagus maka kurang menarik pasar. Oleh karena itu harus dibuat kemasan yang premium.

Baca Juga  Dukung Program Prioritas Pemerintah Penghulu dan Penyuluh Agama Islam Siap Laksanakan Edaran Menag No. 2/2024

Kepala Desa Klampok saat ini juga sedang membangun rumah makan atau kafe di sebelah balai desa yang salah satu tujuannya nanti adalah membantu pemasaran petani jamur tiram. Nantinya akan disediakan menu-menu yang berasal dari jamur tiram.

“Saat ini sedang kami bangun rumah makan atau kafe yang rencananya akan kami buka setelah lebaran. Salah satu menu yang ada nanti adalah olahan jamur tiram hasil budi daya petani-petani di desa Klampok. Menu-menu yang direncanakan nantinya  bisa berupa sate, tumis, botok , jamur krispi dan lain-lain,” pungkas Agus.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store