Tahun 2026, BRIDA Sumenep Anggarkan Rp1 Miliar Lebih untuk Riset dan Inovasi

Jurnalis: Rifan Anshory
Kabar Baru, Sumenep — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep mengalokasikan anggaran lebih dari Rp1 miliar untuk mendukung program riset dan inovasi daerah pada tahun anggaran 2026.
Anggaran tersebut difokuskan untuk memperkuat perumusan kebijakan berbasis data serta mendorong lahirnya inovasi di berbagai sektor strategis.
Pelaksana Harian (Plh.) BRIDA Sumenep, Abd. Kahir, mengatakan anggaran tersebut dialokasikan dalam satu program utama, yakni Program Penelitian dan Pengembangan Daerah, yang mencakup sejumlah kegiatan riset dan inovasi.
“Total anggaran satu program riset lebih dari Rp1 miliar. Di dalamnya terdiri dari beberapa kegiatan penelitian dan inovasi,” ujar Abd. Kahir, Rabu (04/2).
Ia merinci, penelitian dan pengembangan bidang pemerintahan dialokasikan sebesar Rp132 juta. Penelitian bidang sosial dan kependudukan memperoleh anggaran Rp600 juta.
Adapun alokasi anggaran penelitian bidang ekonomi dan pembangunan sebesar Rp150 juta, serta inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) sebesar Rp163 juta.
Menurutnya, pembagian anggaran tersebut disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan isu-isu strategis yang membutuhkan kajian ilmiah sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah daerah.
“Melalui riset dan inovasi ini, kami ingin memastikan setiap kebijakan pemerintah daerah memiliki dasar kajian yang kuat,” jelasnya.
Ia menambahkan, fokus dan tema penelitian pada tahun 2026 secara umum tidak mengalami perubahan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Hanya saja, lanjutnya, hasil riset diharapkan mampu memberikan rekomendasi yang lebih aplikatif bagi pembangunan daerah.
“Program penelitian dan pengembangan daerah ini kami harapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan inovasi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat Sumenep,” katanya.
Abd. Kahir juga menegaskan komitmen BRIDA Sumenep dalam mendorong riset dan inovasi yang berdampak langsung bagi pembangunan daerah.
“BRIDA komitmen memperkuat kolaborasi dengan akademisi, peneliti, dan pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta daya saing daerah melalui riset dan inovasi,” pungkasnya.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

