Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Siswa Bebas Eksplorasi Matematika Di Kurikulum Merdeka, Inilah Tantangan Dan Solusinya!

Penulis: Zahira Hasna Tsalitsa, Universitas Sultan Ageng Tirtayas (Foto: Dok/Ist).

Editor:

Kabar Baru, Opini – Pemerintah Indonesia punya kurikulum merdeka. Kurikulum dimulai sebagai sebuah langkah reformasi pendidikan yang menekankan kebebasan penemuan siswa, termasuk pembelajaran matematika. Namun penerapan konsep ini menimbulkan banyak tantangan yang memerlukan solusi tepat untuk menjamin keberhasilan pendidikan matematika inklusif dan inovatif.

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Dr.Nadiem Makarim, “Kurikulum Merdeka memberikan ruang yang lebih besar bagi siswa untuk eksplorasi, kreativitas, dan pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika. Namun, kita juga harus mengidentifikasi dan mengatasi tantangan yang muncul agar potensi siswa dalam matematika dapat berkembang secara optimal.”

Kurikulum Merdeka membawa angin segar bagi dunia pendidikan Indonesia, termasuk dalam pembelajaran matematika. Siswa kini didorong untuk berpikir kritis, kreatif, dan aktifdalam memahami konsep matematika. Mereka bebas menjelajahi berbagai pendekatan dan menemukan solusi masalah dengan cara mereka sendiri.

Kebebasan bereksplorasi ini tentu memberikan banyak manfaat bagi siswa. Mereka menjadi lebih termotivasi, antusias, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dalam belajar matematika. Selain itu, kemampuan problem solving dan berpikir logis mereka juga terasah dengan baik. Namun, di balik keuntungan tersebut, terdapat beberapa tantangan yang perlu dihadapi dalam implementasi pembelajaran matematikadi Kurikulum Merdeka.

Joki Tugas

Salah satu tantangan terbesar adalah pembelajaran matematika yang mendukung eksplorasi siswa. Terdapat kekurangan guru yang bisa mendesain. Oleh karena itu, berbagai upaya pelatihan dan pengembangan profesional telah dilakukan untuk membantu pendidik menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi eksplorasi matematika siswa dengan lebih baik.

Selain itu, terbatasnya jumlah sumber belajar matematika yang inovatif dan beragam menjadi hambatan dalam memberikan pengalaman eksplorasi yang kaya kepada siswa. Dalam hal ini pemanfaatan teknologi dalam pengembangan sumber belajar berbasis digital menjadi salah satu solusi yang diusulkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Tantangan dan Solusi Dalam era pendidikan yang terus berkembang, upaya peningkatan kualitas pembelajaran matematika telah menjadi fokus utama di banyak negara maju. Di Indonesia, penerapan kurikulum mandiri telah muncul sebagai kebijakan untuk memberikan kebebasan bereksplorasi lebih besar kepada siswa dalam mempelajari matematika. Namun kebebasan ini membawa tantangan baru yang perlu diatasi.

Mari kita lihat beberapa tantangan dan solusinya.

Tantangan:

  1. Persiapan Guru: Guru harus siap menyesuaikan metode pengajarannya dengan kurikulum baru yang berfokus pada inkuirisiswa. Banyak guru mungkin tidak terbiasa dengan pendekatan ini dan memerlukan pelatihan tambahan.
  2. Sumber Belajar: Kurikulum Merdeka menekankan pada sumber belajar yang lebih beragam dan tidak terbatas pada buku teks saja. Namun, tidak semua sekolah memiliki akses yang memadai terhadap sumber pembelajaran alternatif seperti perangkat lunak interaktif dan media pembelajaran online.
  3. Menilai Kemajuan: Mengukur kemajuan siswa dalam kurikulum yang berfokus pada eksplorasi bisa menjadi lebih kompleks dibandingkan dengan kurikulum tradisional. Penilaian yang tepat diperlukan untuk memastikan bahwa siswa benar-benar memahami konsep matematika yang diajarkan.

Solusi

  1. Pelatihan guru: Pemerintah harus memberikan pelatihan rutin untuk memberikan guru keterampilan yang mereka perlukan untuk melakukan pendekatan eksplorasi dalam pengajaran matematika. Ini termasuk pelatihan tatap muka, lokakarya, sumber daya online, dan banyak lagi.
  2. Akses terhadap sumber belajar: Pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat dan perusahaan swasta untuk memberikan akses yang lebih luas terhadap sumber belajar alternatif. Program pendanaan dan kerjasama dapat membantu mengatasi hambatan sumber daya.
  3. Mengembangkan alat penilaian: Pemerintah dapat mengembangkan alat penilaian yang mendukung kurikulum berbasis inkuiri. Hal ini dapat mencakup penggunaan penilaian formatif, proyek kolaboratif, atau portofolio siswa untuk mengukur kemajuan.

Selain tantangan tersebut, sistem evaluasi yang lebih menekankan pada penghafalan dari pada keterampilan berpikir kritis juga menjadi penghalang bagi eksplorasi matematika yang mendalam. Untuk mengatasi hal ini, pendekatan penilaian yang lebih menekankan pada kemampuan siswa untuk berpikir kritis dan menerapkan konsep matematika dalam konteks nyata perlu diterapkan.

Dengan upaya kolaboratif antara pemerintah, institusi pendidikan, guru, dan stakeholders terkait, diharapkan tantangan-tantangan dalam memberikan kebebasan eksplorasi matematika bagi siswa dalam Kurikulum Merdeka dapat teratasi. Pendekatan yang holistik dan berkelanjutan diperlukan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran matematika yang inklusif, inovatif, dan mendukung perkembangan potensi siswa secara optimal.

Dengan mengatasi tantangan-tantangan tersebut dan memberikan solusiyang tepat, Kurikulum Merdeka dapat menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat pemahaman matematika siswa Indonesia. Dengan cara ini, siswa tidak hanya dapat menguasai konsep matematika dengan lebih baik, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif,yang sangat diperlukan dalam duniayang terus berubah ini.

Kurikulum Merdeka merupakan sebuah terobosan yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di Indonesia. Dengan kerjasama dari semua pihak, tantangan yang ada dapat diatasi dan manfaat dari Kurikulum Merdeka dapat dirasakan oleh seluruh siswa.

 

*) Penulis adalah Zahira Hasna Tsalitsa, Mahasiswi Universitas Sultan Ageng Tirtayas.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store