Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Rakhmatiya Deu Dorong Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak Diperkuat

20260929_065240
Ketua Komisi I DPRD Bone Bolango, Rakhmatiya Deu.

Jurnalis:

Kabar baru, Gorontalo– Perlindungan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bone Bolango perlu diperkuat melalui langkah pencegahan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Ketua Komisi I DPRD Bone Bolango, Rakhmatiya Deu, menegaskan bahwa upaya melindungi perempuan dan anak tidak cukup hanya dilakukan setelah kasus kekerasan terjadi. Diperlukan keterlibatan keluarga, pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk membangun lingkungan yang aman.

Menurut Rakhmatiya, edukasi serta kepedulian terhadap kondisi di lingkungan sekitar menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya kekerasan.

“Kita tidak boleh hanya bergerak ketika sudah ada kejadian. Pencegahan harus diperkuat, termasuk melalui keluarga dan lingkungan sekitar,” kata Rakhmatiya.

Ia menjelaskan, keluarga memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan anak sekaligus menjadi tempat pertama bagi mereka untuk memperoleh perlindungan.

Selain keluarga, masyarakat juga diharapkan lebih tanggap terhadap berbagai indikasi kekerasan. Keberanian melaporkan dugaan kasus dinilai penting agar persoalan tersebut dapat segera ditangani oleh pihak berwenang.

Rakhmatiya menilai, perlindungan perempuan dan anak membutuhkan kerja sama lintas sektor. Setiap pihak harus mengambil peran sesuai tanggung jawabnya agar upaya pencegahan dan penanganan berjalan secara berkesinambungan.

Di Kabupaten Bone Bolango, koordinasi lintas sektor telah dilaksanakan pemerintah daerah pada 2026. Agenda tersebut mencakup sejumlah persoalan, mulai dari pencegahan perkawinan anak, pekerja anak, anak tidak sekolah, hingga pemenuhan hak dan perlindungan perempuan serta anak.

Ia berharap, koordinasi yang telah dilakukan tidak berhenti pada pertemuan dan penyusunan kebijakan, tetapi dilanjutkan dengan program nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

Langkah tersebut antara lain melalui perluasan edukasi, peningkatan pendampingan bagi korban, serta penguatan koordinasi antarlembaga yang menangani persoalan perempuan dan anak.

“Perempuan dan anak harus merasa aman di lingkungan tempat mereka tinggal, belajar dan beraktivitas. Karena itu, kepedulian semua pihak sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rakhmatiya menyoroti pentingnya menghadirkan lingkungan yang mendukung korban kekerasan untuk mendapatkan pertolongan. Korban harus memperoleh perlindungan dan pendampingan yang layak, bukan menghadapi stigma, diskriminasi, maupun pengucilan sosial.

Ia menegaskan bahwa tanggung jawab melindungi perempuan dan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Dukungan keluarga, sekolah, dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan ruang yang aman bagi perempuan dan anak.

Dengan memperkuat sinergi berbagai pihak, upaya pencegahan kekerasan di Bone Bolango diharapkan dapat dilakukan sejak dini sekaligus memastikan hak-hak perempuan dan anak terpenuhi.***

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store