Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Mahasiswa KKN UNG Desa Limehe Timur dan Pemerintah Desa Ubah Hama Ikan Sapu-sapu Jadi Produk Bernilai Ekonomis

Mahasiswa KKN UNG Desa Limehe Timur .

Jurnalis:

Kabar Baru, Gorontalo – 30 Agustus 2025, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Limehe Timur, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, sukses menggelar sosialisasi inovatif. Fokus kegiatan ini adalah mengubah ikan sapu-sapu, yang selama ini dianggap sebagai hama oleh nelayan, menjadi tepung ikan bernilai ekonomis. Sosialisasi ini bertujuan mengendalikan populasi invasif ikan sapu-sapu sekaligus menawarkan pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan.

Acara yang berlangsung pada Sabtu pagi ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk Kepala Desa Limehe Timur, Bapak Iwan S. Noho, anggota Karang Taruna, perwakilan Rema Muda, masyarakat Desa Limehe Timur, serta mahasiswa KKN UNG dari desa lainnya. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Prof. Dr. Femy Mahmud Sahami, S.Pi., M.Si., Sandrianto Djunaidi, S.Pi., M.Si, Sitti Nursinar, S.Pi, M.Si, dan Sri Rahayu Kalaka, A.Md, S.Pi, M.Si, turut hadir memberikan dukungan penuh.

Dalam sambutannya, Bapak Iwan S. Noho menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN yang telah memilih Desa Limehe Timur sebagai lokasi pengabdian. Beliau berharap sosialisasi ini dapat memberikan solusi konkret bagi masalah ikan sapu-sapu yang meresahkan nelayan. “Ikan sapu-sapu ini sudah menjadi hama bagi kami. Jaring sering rusak, hasil tangkapan juga berkurang. Semoga dengan sosialisasi ini, kami bisa mendapatkan solusi yang bermanfaat,” ujarnya.

Mahasiswa KKN Desa Limehe Timur Bersama kepala desa Limehe Timur dan Dosen Pembimbing Lapangan

Ketua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Prof. Dr. Femy Mahmud Sahami, S.Pi., M.Si., menjelaskan maksud dan tujuan tim KKN.

“Kami hadir untuk menjawab keresahan masyarakat sekaligus memberikan solusi pemanfaatan ikan sapu-sapu. Ikan ini memang dianggap hama, tetapi kaya akan protein dan gizi lainnya. Potensi ini bisa dimanfaatkan menjadi tepung ikan Untuk bahan baku pembuatan pakan Ternak yang bisa menjadi inovasi ekonomi dan mata pencaharian baru bagi masyarakat Desa Limehe Timur,” jelasnya.

Terakhir Kata Prof. Dr Femy Sosialisasi ini meliputi penjelasan cara pengolahan ikan sapu-sapu menjadi tepung ikan, mulai dari pembersihan, pengeringan, hingga penggilingan. Para peserta antusias mendengarkan penjelasan dan mengajukan pertanyaan terkait teknik pengolahan, potensi pasar, serta aspek legalitas usaha.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store