Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

KKN Universitas Alma Ata Edukasi Siswa SMK YPT Tegal Cegah Penyakit Tidak Menular Sejak Dini

27d49e0e184e95c6b24f8b44
Foto bersama usai KKN Universitas Alma Ata mengedukasi siswa SMK YPT Tegal mencegah penyakit tidak menular..

Jurnalis:

Tegal ~ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 21 Universitas Alma Ata menggelar sosialisasi pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) kepada ratusan siswa SMK YPT Kota Tegal, Jumat, 4 September 2026. Kegiatan bertajuk “Remaja Sehat, Produktif, dan Bebas dari Kebiasaan Berisiko” tersebut berlangsung di aula SMK YPT Kota Tegal sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan generasi muda.

Sosialisasi dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Endi Rochaendi, M.Pd. Melalui edukasi mengenai pola makan, aktivitas fisik, rokok, alkohol, serta kebiasaan sehari-hari, mahasiswa mendorong siswa mengenali faktor risiko PTM dan melakukan pencegahan sejak usia remaja.

Program tersebut menjadi bagian dari kegiatan pengabdian KKN-T Universitas Alma Ata yang diarahkan pada persoalan kesehatan masyarakat, khususnya perubahan gaya hidup dan pola konsumsi generasi muda. Edukasi dilakukan dengan menyampaikan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari para siswa agar risiko kesehatan lebih mudah dipahami.

Remaja Didorong Kenali Risiko PTM Sejak Dini

Penyakit Tidak Menular seperti diabetes, hipertensi, obesitas, dan penyakit jantung menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian, termasuk pada kelompok usia produktif.

Perubahan gaya hidup turut menghadirkan sejumlah kebiasaan yang berpotensi meningkatkan risiko kesehatan. Konsumsi makanan instan dan minuman berpemanis, kurangnya aktivitas fisik karena tingginya penggunaan hiburan digital, hingga paparan rokok dan alkohol menjadi beberapa hal yang dibahas dalam sosialisasi tersebut.

Mahasiswa KKN-T Kelompok 21 Universitas Alma Ata menjelaskan kepada siswa mengenai karakteristik PTM, faktor risiko yang kerap tidak disadari, serta sejumlah langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Materi disampaikan secara interaktif dengan menggunakan contoh yang dekat dengan kebiasaan remaja. Pembahasan antara lain mencakup konsumsi minuman boba, gorengan, makanan cepat saji, pentingnya tidur cukup, serta melakukan olahraga secara teratur.

Edukasi tersebut diarahkan agar siswa tidak hanya mengetahui jenis penyakit, tetapi juga memahami hubungan antara kebiasaan sehari-hari dengan risiko kesehatan yang dapat muncul pada kemudian hari.

Literasi Kesehatan Jadi Bekal Memilih Pola Hidup

Selain membahas pola makan dan aktivitas fisik, mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata juga mengingatkan siswa mengenai pentingnya menghindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol.

Pemahaman mengenai pola hidup sehat dinilai penting agar generasi muda dapat mempertimbangkan dampak dari setiap kebiasaan terhadap kesehatan mereka. Siswa juga mendapat edukasi mengenai pentingnya membaca label pada kemasan makanan, membatasi konsumsi gula harian, serta memperbanyak konsumsi air putih dan buah-buahan.

Para siswa turut diajak lebih cermat ketika memilih jajanan di lingkungan sekitar sekolah. Mereka diingatkan agar tidak mudah mengikuti tren makanan viral tanpa mempertimbangkan kandungan dan dampaknya terhadap kesehatan.

Edukasi juga menyoroti pengaruh lingkungan pergaulan terhadap perilaku remaja. Siswa didorong untuk tidak mudah terbujuk ajakan teman mencoba rokok maupun minuman beralkohol yang dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan.

Melalui pemahaman tersebut, generasi muda diharapkan mampu mengambil keputusan yang lebih bijak terkait pola konsumsi dan gaya hidup mereka.

Siswa Antusias Diskusikan Gaya Hidup Sehat

Sosialisasi tidak hanya berlangsung dalam bentuk penyampaian materi. Mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata juga membuka sesi diskusi dan tanya jawab untuk memberikan kesempatan kepada siswa membahas kebiasaan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta terlihat antusias mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman mengenai pola makan serta gaya hidup mereka. Diskusi tersebut mendorong siswa melihat kembali sejumlah kebiasaan yang selama ini mungkin dianggap biasa, tetapi dapat memiliki risiko terhadap kesehatan.

Sejumlah siswa juga berbagi pengalaman mengenai anggota keluarga yang mengalami penyakit tidak menular. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari diskusi untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pencegahan sejak usia muda.

Forum tanya jawab dibuat sebagai ruang belajar terbuka sehingga siswa dapat menyampaikan pertanyaan maupun pengalaman mereka berkaitan dengan kesehatan.

KKN Universitas Alma Ata Dorong Generasi Muda Lebih Sehat

Melalui kegiatan tersebut, KKN-T Kelompok 21 Universitas Alma Ata berharap siswa SMK YPT Kota Tegal memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah PTM sejak dini.

Literasi kesehatan diharapkan membantu siswa mengenali berbagai faktor risiko yang ada di sekitar mereka, mulai dari pola konsumsi hingga kebiasaan yang berkaitan dengan aktivitas sehari-hari.

Pemahaman mengenai risiko tersebut juga diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk menentukan pilihan yang lebih sehat, menghindari kebiasaan berisiko, serta menjaga kesehatan agar tetap produktif.

Kegiatan sosialisasi ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata dalam mendukung upaya pencegahan Penyakit Tidak Menular di kalangan usia produktif melalui edukasi kepada generasi muda.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store