Gagal Berantas Judol, Presiden Didesak Segera Reshuffle Menkomdigi Meutya Hafid

Jurnalis: Dian Annisa
Kabar Baru, Jakarta – Ketua Forum Masyarakat Peduli Ruang Digital (FMP-RD), Firman Maulana, mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan perombakan kabinet atau reshuffle.
Firman meminta Presiden mencopot Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyusul maraknya praktik judi online yang kian meresahkan dan memakan korban jiwa.
Firman menilai, judi online bukan lagi sekadar ancaman abstrak di dunia maya, melainkan sudah menjadi tragedi kemanusiaan yang nyata.
Menurutnya, negara telah gagal melindungi warga negaranya di ruang digital.
Ia menegaskan bahwa situasi ini menunjukkan lemahnya kepemimpinan dalam memberantas ekosistem perjudian digital di Indonesia.
Tragedi Kemanusiaan di Pekanbaru
Urgensi pencopotan ini mencuat setelah munculnya kasus tragis di Pekanbaru. Seorang barista berinisial SH ditemukan meninggal dunia dengan dugaan kuat akibat depresi karena kecanduan judi online.
Pihak kepolisian menyebut peristiwa tersebut mengarah pada tindakan mengakhiri hidup, diperkuat dengan temuan ponsel berisi pesan terakhir dan kata sandi dari korban.
“Ketika sudah ada korban jiwa, tidak ada lagi alasan untuk bersikap normatif. Ini adalah kegagalan kebijakan dan kepemimpinan. Negara tidak boleh kalah oleh kejahatan judi online,” ujar Firman Maulana kepada Jurnalis Kabarbaru di Jakarta, Minggu (25/01/2026).
Transaksi Fantastis Rp155 Triliun
FMP-RD juga menyoroti data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang mencatat nilai transaksi judi online sepanjang tahun 2025 mencapai angka fantastis, yakni Rp155 triliun.
Angka ini membuktikan bahwa jaringan kejahatan digital tersebut masih beroperasi secara masif dan terorganisir meski pemerintah mengklaim telah melakukan pemblokiran.
Menurut Firman, tingginya angka transaksi tersebut memperlihatkan bahwa kebijakan pemerintah saat ini gagal memutus mata rantai judi online.
Ia menganggap ruang digital Indonesia masih menjadi ladang subur bagi para bandar judi untuk menjerat masyarakat kelas bawah hingga menengah.
Reshuffle Menkomdigi Sebagai Alternatif
Sebagai penutup, FMP-RD menegaskan bahwa tuntutan reshuffle ini bukan sekadar manuver politik biasa. Langkah ini merupakan upaya penyelamatan ruang digital nasional dari kehancuran yang lebih dalam.
Tanpa adanya perubahan strategi yang tegas dan menyeluruh, judi online akan terus merenggut masa depan masyarakat dan memperburuk wibawa pemerintah di mata publik.
Firman berharap Presiden Prabowo segera mengambil tindakan konkret agar tidak ada lagi nyawa yang melayang akibat kelalaian negara dalam mengawasi ruang digital.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

