Bappeda Litbang Bone Bolango Dorong Pembangunan Kawasan Perdesaan Terintegrasi

Jurnalis: TIM Gorontalo
Kabar Baru, Gorontalo— Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) Kabupaten Bone Bolango mendorong pembangunan kawasan perdesaan yang dilakukan secara terintegrasi. Hal tersebut diungkapkan dalam Sosialisasi Rancangan Pembangunan Kawasan Perdesaan Kecamatan Kabila Bone, yang membahas upaya pengembangan potensi wilayah secara terpadu dan berkelanjutan.
Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Bone Bolango, Sri Mulyani Lalijo, SE., M.Si., mengatakan pembangunan kawasan perdesaan merupakan bagian dari strategi untuk menyatukan berbagai potensi yang dimiliki desa, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia.
Menurut Sri Mulyani, pembangunan kawasan perdesaan tersebut harus berangkat dari kebutuhan masyarakat. Karena itu, pendekatan yang digunakan adalah bottom up, dengan desa menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan kawasan.
“Pembangunan kawasan perdesaan di Kabupaten Bone Bolango ini berasal dari bottom up, jadi permintaan dari desa untuk kemudian dijadikan satu dan terintegrasi,” ujar Sri Mulyani.
Ia menjelaskan, berbagai program maupun bantuan pembangunan yang berasal dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat selama ini telah banyak diberikan kepada masyarakat. Namun, pelaksanaannya masih cenderung berjalan secara parsial.
“Olehnya mereka bersatu dan kami, Bappeda atau pemerintah daerah sebagai orkestranya, kemudian menyatukan seluruh potensi yang ada,” jelasnya.
Sri Mulyani menilai Kecamatan Kabila Bone memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan melalui konsep kawasan perdesaan terintegrasi. Potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang ada perlu disatukan dalam sebuah perencanaan sehingga pengembangannya dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Potensi sumber daya alamnya luar biasa, potensi sumber daya manusianya juga luar biasa, tapi saat ini masih berjalan secara parsial,” katanya.
Untuk itu, Bappeda Litbang Kabupaten Bone Bolango tengah menyiapkan strategi dalam mendorong pembangunan kawasan perdesaan, termasuk melalui penyusunan rancangan pembangunan kawasan perdesaan Kecamatan Kabila Bone.
“Kami sebagai Bappeda hanya membuatkan dulu strateginya, strategi mendorong pembangunan kawasan perdesaan di Kabupaten Bone Bolango,” ungkapnya.
Menurutnya, integrasi menjadi penting agar berbagai potensi dan program yang ada tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan perencanaan yang terpadu, pengembangan kawasan diharapkan dapat lebih terarah serta mampu memperkuat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa.
Sri Mulyani juga berharap konsep pembangunan kawasan perdesaan yang dikembangkan di Kecamatan Kabila Bone nantinya dapat menjadi contoh bagi wilayah lainnya di Kabupaten Bone Bolango.
“Saya berharap ini kemudian menjadi contoh untuk ke wilayah-wilayah lain,” tandasnya.
Melalui sosialisasi rancangan tersebut, pemerintah daerah mendorong adanya kesamaan pemahaman antara pemerintah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menentukan arah pembangunan kawasan. Dengan demikian, potensi yang dimiliki Kecamatan Kabila Bone dapat dikembangkan secara bersama-sama dalam satu konsep pembangunan yang terintegrasi.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
