Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Harlah NU ke-100 Di Papua Barat Daya

Jurnalis: Latief
Kabar Baru, Kabupaten Sorong – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Papua Barat Daya menggelar kegiatan Jalan Sehat dalam rangka menyambut Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 Tahun Masehi.
Kegiatan ini berlangsung meriah dan diikuti ribuan masyarakat di Alun-alun Aimas, Kabupaten Sorong, Sabtu (24/1/2026).
Ketua PWNU Papua Barat Daya Rofiul Amri, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus kebahagiaan warga Nahdliyin di Papua Barat Daya dalam menyambut satu abad perjalanan Nahdlatul Ulama.
“Tahun 2026 ini NU mengusung tema besar Mengawal Indonesia Menuju Peradaban yang Mulia. Jalan sehat hari ini merupakan salah satu agenda besar yang kita laksanakan dengan sangat luar biasa dan sukses,” ujar Rofiul.

Ia menilai antusiasme masyarakat menjadi indikator utama keberhasilan kegiatan tersebut.
“Antusias masyarakat Papua Barat Daya sungguh sangat menggembirakan. Dengan kupon yang terjangkau, semua bisa berpartisipasi dan menikmati kebersamaan,” jelasnya.
Kesuksesan kegiatan ini juga didukung oleh partisipasi pengurus NU, simpatisan, serta masyarakat luas yang menyumbangkan berbagai hadiah doorprize bernilai besar.
“Doorprize yang terkumpul sangat luar biasa, mulai dari tujuh unit kulkas dua pintu, tujuh mesin cuci, sepeda motor, hingga berbagai hadiah menarik lainnya,” kata Rofiul.
Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan khidmat NU di Papua Barat Daya, baik dalam aspek sosial, keagamaan, maupun dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah timur Indonesia.
Rofiul Amri turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, khususnya atas kehadiran Gubernur Papua Barat Daya di tengah kesibukannya serta dukungan nyata bagi warga NU.
“Beliau bahkan menyumbangkan dua paket umrah ke Baitullah sebagai hadiah utama. Ini merupakan anugerah besar bagi kita semua,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh warga Nahdliyin di Papua Barat Daya dapat merasakan kebahagiaan dari kegiatan tersebut serta memperkuat sinergi NU dengan pemerintah daerah.
“Semoga NU tetap utuh, tetap berjaya, terus bersinergi dengan pemerintah, dan seluruh agenda keumatan dapat kita laksanakan dengan baik,” pungkasnya.
Ke depan, PWNU Papua Barat Daya juga dijadwalkan menggelar kegiatan istighotsah sebagai bentuk rasa syukur atas keberlangsungan dan peran Nahdlatul Ulama hingga satu abad perjalanannya.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan keberagaman bangsa Indonesia di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hal tersebut disampaikan Elisa Kambu saat menghadiri kegiatan jalan sehat Harlah NU ke-100/103 Hijriah di Alun-alun Aimas.
“Kehadiran NU telah menyatukan berbagai keberagaman yang ada di republik ini. Untung kita punya NU, kalau tidak, mungkin kita sudah bubar,” ujar Elisa Kambu.

Ia menekankan bahwa perbedaan merupakan keniscayaan yang harus disikapi dengan menekan ego masing-masing demi menjaga persatuan dan kesatuan nasional.
“Hanya dengan persatuan dan persaudaraan yang rukun, kita bisa membangun Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Gubernur juga mengajak generasi muda untuk melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa, termasuk para ulama dan tokoh NU yang memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah bangsa hingga saat ini, termasuk di Papua Barat Daya.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan secara pribadi, saya bersama keluarga mengucapkan selamat menyongsong Hari Lahir Nahdlatul Ulama. Semoga satu abad NU menjadi momentum memperkokoh persatuan bangsa,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Elisa Kambu menyerahkan dua hadiah umrah kepada peserta jalan sehat yang beruntung sebagai bentuk apresiasi dan kebersamaan dalam perayaan Harlah NU.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

