Bandara Pagerungan Jadi Andalan Pasien Darurat di Sapeken Sumenep

Jurnalis: Rifan Anshory
Kabar Baru, Sumenep — Bandara Pagerungan Besar di Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat apresiasi tenaga kesehatan atas perannya dalam penanganan medis darurat di kepulauan.
Bandara yang dikelola Kangean Energy Indonesia (KEI) dan di bawah pengawasan Kemenhub RI ini dinilai menjadi fasilitas vital bagi warga Kepulauan.
Bidan Puskesmas Pagerungan Besar, Yuliani, mengatakan jalur udara menjadi pilihan utama ketika menangani kasus gawat darurat yang membutuhkan rujukan cepat ke rumah sakit di daratan.
“Sepanjang saya menangani kasus darurat, keberadaan Bandara Pagerungan selalu menjadi jalan keluar. Rujukan pasien bisa dilakukan dengan cepat, dan itu sangat menentukan keselamatan mereka. Tanpa akses udara, kondisinya akan jauh lebih berisiko,” ujarnya, Minggu (30/11).
Ia bersyukur kursi emergency penerbangan reguler selalu tersedia untuk kebutuhan rujukan pasien.
“Kecepatan waktu tempuh dibanding transportasi laut menjadi faktor kunci yang sering kali menentukan nyawa. Kami bersyukur, kursi emergency juga selalu tersedia di pesawat,” tuturnya.
Ia berharap fasilitas kedaruratan dan koordinasi cepat antara Puskesmas, bandara, dan pihak penerbangan tetap terjaga agar penanganan pasien berlangsung lancar.
Warga Kepulauan Sapeken sangat bergantung pada transportasi udara ketika kondisi kritis terjadi,” katanya.
Senada, Tokoh muda Pagerungan Besar, Abd. Rahman, menegaskan bahwa Bandara Pagerungan Besar telah menjadi infrastruktur penting bagi layanan kesehatan di kepulauan.
“Kebermanfaatan ini diharapkan terus terjaga, bahkan semakin ditingkatkan demi mendukung kualitas layanan kesehatan di wilayah terpencil,” tandasnya.
Insight NTB
Berita Baru
Berita Utama
Serikat News
Suara Time
Daily Nusantara
Kabar Tren
IDN Vox
Portal Demokrasi
Lens IDN
Seedbacklink







