UTM Siap Sambut Delegasi Kongres APSMBI 2026 dari 75 Perguruan Tinggi Negeri

Jurnalis: Khotibul Umam
Kabar Baru, Bangkalan – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) bersiap menyambut delegasi dari 75 perguruan tinggi negeri dalam rangkaian Kongres Aliansi Program Studi Manajemen dan Bisnis Indonesia (APSMBI) 2026. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi akademik sekaligus mendorong inovasi pendidikan manajemen dan bisnis di tengah tantangan global.
Melalui Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), UTM menyiapkan sejumlah agenda yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga mendorong kontribusi perguruan tinggi terhadap pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kepala Program Studi (Kaprodi) Manajemen UTM sekaligus panitia kongres, Yustina Chrismardani, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan penting untuk mempertemukan akademisi dan pengelola program studi manajemen dari berbagai perguruan tinggi.
“Kongres APSMBI ini menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi akademik, memperluas jejaring kerja sama, serta membuka peluang kolaborasi ant perguruan tinggi dalam mengembangkan pendidikan manajemen dan bisnis yang inovatif dan berkelanjutan,” terangnya.
Kongres APSMBI 2026 mengusung tema “Kolaborasi, Inovasi, dan Keberlanjutan: Peran Asosiasi Program Studi Manajemen dalam Mendukung SDGs untuk Menghadapi Tantangan Global”.
Tema tersebut menegaskan pentingnya sinergi antarprogram studi dalam menghadapi perubahan global, mengembangkan inovasi pendidikan, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan peserta pada Minggu (18/10) pagi. Selanjutnya, pada Senin (19/10/2026), para delegasi mengikuti registrasi dan seremoni pembukaan di Harris Hotel & Conventions, Gubeng, Surabaya.
Agenda dilanjutkan dengan kongres dan gala dinner untuk mempererat komunikasi serta membangun kebersamaan di antara delegasi dari berbagai perguruan tinggi.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada Selasa (20/10/2026) di kampus UTM, tepatnya di Aula Syaichona Muhammad Cholil, Lantai 10 Gedung Graha Utama.
Para peserta dijadwalkan mengikuti seminar internasional bertema “Collaboration, Innovation, and Sustainability: The Role of Management Study Program Alliance in Supporting SDGs to Address Global Challenges”.
Selain seminar internasional, agenda juga mencakup International Community Service dengan tema “From Local Strength to Global Competitiveness: Empowering MSMEs through Digital and Financial Transformation”.
Program tersebut menitikberatkan pada pemberdayaan UMKM melalui transformasi digital dan keuangan untuk meningkatkan daya saing usaha.
Yustina juga dapat menegaskan pentingnya menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat dan pelaku usaha.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui pemberdayaan UMKM agar dapat memanfaatkan teknologi digital dan pengelolaan keuangan untuk meningkatkan daya saing,”harapnya.
Rangkaian kegiatan di UTM juga mencakup penandatanganan kerja sama yang dijadwalkan berlangsung pukul 12.00–12.30 WIB.
Setelah menyelesaikan agenda di kampus, para delegasi dijadwalkan menuju Pendopo Kabupaten Bangkalan untuk mengikuti gala dinner.
Melalui penyelenggaraan Kongres APSMBI 2026, UTM diharapkan semakin memperkuat jejaring akademik nasional dan membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi perguruan tinggi untuk menyelaraskan pengembangan pendidikan manajemen dengan kebutuhan dunia usaha dan masyarakat, sehingga inovasi yang dihasilkan dapat memberikan manfaat lebih luas.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
WahGenz
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
