Video Lawas Haji Her Kembali Viral: Tidak Ada Pengusaha yang Benar-benar Bersih

Jurnalis: Zulfikar Rasyid
Kabar Baru, Jakarta – Pernyataan kontroversial Haji Her yang menyebut tidak ada satu pun pengusaha yang benar-benar bersih kembali viral di media sosial. Namun kali ini, publik menyorotnya dengan perspektif berbeda—bukan sekadar kontroversi, tetapi ironi.
Video yang telah beredar sejak beberapa bulan lalu itu kembali mencuat di tengah menguatnya isu penindakan mafia rokok ilegal oleh Komisim Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jawa Timur, khususnya wilayah Madura.
Ucapan Haji Her yang terdengar lugas dan tanpa kompromi kini dianggap seperti “bumerang”. Pasalnya, di saat pernyataan itu kembali ramai diperbincangkan, namanya justru ikut masuk dalam pusaran penyelidikan.
Berdasarkan informasi yang beredar, KPK tengah mendalami keterlibatan sejumlah pihak dalam praktik rokok ilegal, termasuk dugaan distribusi dan produksi tanpa pita cukai. Dalam proses tersebut, Haji Her disebut telah dimintai keterangan terkait dugaan keterlibatan dalam jaringan bisnis tersebut.
Tak hanya itu, penelusuran juga mengarah pada kemungkinan adanya tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan aliran dana dari industri rokok ilegal.
Bahkan sebelumnya, laporan investigatif juga menyebut nama Haji Her sebagai salah satu figur kunci dalam rantai produksi dan distribusi rokok tanpa cukai di Madura.
Situasi ini memicu reaksi keras publik. Banyak yang menilai pernyataan “tidak ada pengusaha bersih” kini justru berbalik menyerang dirinya sendiri.
“Ini jadi seperti pengakuan terselubung atau minimal ironi besar,” tulis sejumlah warganet dalam berbagai platform.
Di sisi lain, sejumlah pihak mengingatkan agar publik tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Hingga saat ini, belum ada penetapan status hukum terhadap Haji Her, dan proses di KPK masih dalam tahap pendalaman.
Namun demikian, momentum ini dinilai membuka tabir yang lebih luas: bahwa praktik rokok ilegal di Jawa Timur bukan sekadar isu kecil, melainkan diduga melibatkan jaringan besar dengan perputaran uang yang signifikan.
Kembalinya video lama ini ke permukaan seolah memperkuat kecurigaan publik bahwa pernyataan Haji Her bukan sekadar opini, melainkan refleksi dari realitas yang kini mulai diusut aparat penegak hukum.
Kini publik menanti langkah tegas KPK—apakah kasus ini akan benar-benar membongkar jaringan mafia rokok ilegal hingga ke akar, atau kembali menguap seperti kasus-kasus sebelumnya.
Satu hal yang pasti, viralnya kembali pernyataan Haji Her telah mengubah arah diskusi: dari sekadar kontroversi ucapan, menjadi sorotan serius terhadap dugaan praktik bisnis ilegal di balik industri rokok di Madura.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

