Polisi Buru Seorang WNA Terduga Pemilik Perusahaan Pinjol di Jakarta

Jurnalis: Wafil M
KABARBARU, JAKARTA – Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP, Setyo Koes Heriyanto menegaskan bahwa, jajaranya memburu seorang warga negara asing (WNA) karena diduga sebagai pemilik sindikat pinjol di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.
Heriyanto meminta kepada terduga yang saat ini menjadi buron segera menyerahkan diri. Jika terus mengunpet ke daerah-daerah terpencil maka, hukuman kepada dia akan diperketat.
Oleh karena itu, dia memohon kepada masyarakat agar hati-hati dengan sosok terduga WNA tersebut, karena dia sangat kejam dan licik. Bisa jadi di saat berada dalam pelarian, dia akan memanfaatkan situasi pandemi untuk menipu lebih banyak masyarakat.
“Pengejaran ke pemilik kantor saudara P dan M, dan juga yang diduga sebagai pemilik pinjol saudara M yang kemungkinan dugaan kami sebagai WNA,” kata Setyo Koes Heriyanto di Jakarta, Selasa (19/10/2021).
Setyo menjelaskan, saat ini pihaknya telah menetapkan dan melakukan penahanan terhadap enam tersangka, yakni IK sebagai penagih (collection desk), JS sebagai leader, NS selaku supervisor, RRL sebagai penagih, HT sebagai leader, dan MSA sebagai pelapor (reporting).
Seperti diketahui, kasus sindikat pinjol ilegal ini berawal dari penggerebekan yang dilakukan jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat di sebuah ruko Sedayu Square, Cengkareng, Jakarta Barat pada Rabu (13/10/2021).
Dalam kesempatan yang berbeda, Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat Kompol Wisnu Wardhana menjelaskan, pihaknya masih mengembangkan pemilik pinjol yang diduga WNA tersebut berdasarkan bukti percakapan di grup aplikasi perpesanan.
“Dugaan WNA karena ditemukan bukti percakapan di grup pengurus pinjol ini ada bahasa asing, kemudian ada translator (penterjemah). Makanya kami akan kembangkan untuk ke depannya,” pungkas Wisnu.