Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Pabrik Beton Bocor, Warga Tanggerang Terpaksa Hirup Hujan Abu Semen

Salinan dari Desain Tanpa Judul (9)
Ilustrasi polusi abu semen yang menimpa warga Serpong (Dok: Istimewa).

Jurnalis:

Kabar Baru, Tanggerang – Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bergerak cepat mendatangi lokasi dugaan kebocoran pabrik beton di Jalan Buntu, Rawa Mekar Jaya, Serpong.

Langkah ini merupakan respons langsung setelah peristiwa hujan abu semen yang menyelimuti permukiman warga pada Senin sore lalu.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menggelar pertemuan tertutup yang melibatkan perwakilan pabrik, pengurus lingkungan, kepolisian, hingga anggota DPRD.

Meski telah melakukan olah lapangan, pihak Gakkum KLH hingga kini masih menutup rapat hasil temuan sementara terkait penyebab pasti kebocoran tersebut.

Fokus Ancaman Kesehatan

Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan, Badrussalam, yang turut mendampingi proses pemeriksaan menekankan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama.

Ia menegaskan bahwa debu olahan semen yang berhamburan ke udara sangat berisiko bagi kesehatan pernapasan masyarakat sekitar.

“Kami mendampingi Gakkum dari Kementerian LH. Untuk materi pemeriksaan mendalam, silakan langsung ke pihak kementerian karena itu masuk dalam objek penyelidikan,” tegas Badrussalam usai pertemuan.

Ia juga enggan berkomentar banyak mengenai polemik perizinan pabrik yang kini menjadi sorotan publik.

Warga Tuntut Transparansi

Kejadian yang membatasi jarak pandang pengguna jalan dan menutupi rumah warga ini memicu kemarahan tokoh pemuda setempat.

H. Reza Pahlepi (32) menilai pihak perusahaan maupun pemerintah sangat minim dalam memberikan informasi transparan kepada masyarakat terdampak.

“Warga menanggung dampak langsung, tapi sampai detik ini belum ada penjelasan terbuka soal penyebab maupun risiko kesehatannya. Ini menyangkut keselamatan nyawa masyarakat,” ujar Reza dengan nada kecewa.

Reza mendesak adanya evaluasi serius terhadap pengawasan industri yang beroperasi di tengah kawasan padat penduduk.

Ia mempertanyakan bagaimana pabrik dengan risiko polusi tinggi tetap bisa beroperasi tanpa sistem keamanan yang mumpuni hingga mencemari lingkungan.

Perizinan Pabrik Tua Kini Jadi Sorotan

Pabrik beton tersebut diketahui telah beroperasi sejak sebelum pemekaran Kota Tangerang Selatan.

Insiden hujan abu ini seolah membuka kotak pandora terkait kelayakan operasional dan perizinan lingkungan perusahaan di era modern.

Hingga berita ini terbit, baik pihak perusahaan maupun aparat penegak hukum belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait potensi pelanggaran lingkungan atau sanksi yang akan dijatuhkan.

Warga kini menunggu keberanian Gakkum KLH untuk menindak tegas jika terbukti ada kelalaian dalam manajemen operasional pabrik.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store