Nahkodai Golkar Tapa, Tince Pakaya Dorong Kader Perkuat Kerja Organisasi

Jurnalis: TIM Gorontalo
Kabar baru, Gorontalo— Tince Pakaya dipercaya menahkodai Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Tapa, Kabupaten Bone Bolango. Amanah tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kerja organisasi dan konsolidasi kader hingga ke tingkat desa.
Usai dipercaya memimpin Golkar Tapa melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam), Tince Pakaya menegaskan bahwa kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh kerja nyata kader di tengah masyarakat.
Menurutnya, seluruh kader perlu membangun komunikasi yang baik, menjaga soliditas dan menjalankan tugas organisasi secara berkelanjutan.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita memperkuat struktur, menyatukan kader dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Partai harus hadir dan bekerja bersama masyarakat,” ujar Tince Pakaya.
Ia menilai, konsolidasi menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh kader memiliki arah kerja yang sama. Karena itu, penguatan organisasi akan dilakukan mulai dari tingkat kecamatan hingga desa.
Tince juga mendorong kader agar tidak hanya aktif ketika momentum politik atau pemilu tiba. Kehadiran kader di tengah masyarakat dinilai penting untuk mendengar berbagai persoalan sekaligus menjaga komunikasi dengan warga.
“Kekuatan partai bukan hanya terlihat saat pemilu. Kader harus hadir ketika masyarakat membutuhkan, mendengar persoalan mereka dan ikut mengawal kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Menurut Tince, pengalaman Pemilu 2024 juga menjadi bahan evaluasi bagi Golkar Bone Bolango dalam melakukan pembenahan organisasi. Capaian yang telah diraih harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kerja-kerja kader di lapangan.
Selain memperkuat struktur internal, Golkar Tapa juga akan mendorong komunikasi yang lebih intensif mengenai berbagai persoalan masyarakat. Sejumlah sektor, termasuk infrastruktur dan pertanian, menjadi perhatian dalam membangun komunikasi dengan warga.
Tince berharap kepengurusan baru Golkar Tapa dapat bekerja secara solid dan terarah. Baginya, perubahan kepemimpinan di tingkat kecamatan harus diikuti dengan kerja organisasi yang nyata dan berkelanjutan.
“Kita ingin seluruh kader bergerak bersama, menjaga kekompakan dan memperkuat kerja organisasi. Yang terpenting adalah bagaimana Golkar tetap hadir dan memberikan kontribusi bagi masyarakat,” pungkasnya.***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
