Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Menuju Bulan Indonesia Menggambar Mei dan Audiensi Menteri Kebudayaan RI

WhatsApp Image 2026-03-30 at 19.21.09

Jurnalis:

Kabar Baru, Yogyakarta, Minggu 29 Maret 2026. Alhamdulillah, Perkumpulan Indonesia Raya Menggambar secara resmi telah menyampaikan naskah akademik usulan penetapan Bulan Mei sebagai “Bulan Indonesia Menggambar” kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Langkah ini menjadi tonggak awal dalam memperjuangkan pengakuan nasional terhadap praktik menggambar sebagai bagian penting dari ekosistem kebudayaan Indonesia yang hidup, inklusif, dan berkelanjutan.

Naskah akademik yang disusun oleh tim formatur Indonesia Menggambar 2026 ini menegaskan bahwa menggambar bukan sekadar aktivitas teknis atau keterampilan dasar seni rupa, melainkan sebuah praktik budaya yang memiliki dimensi edukatif, historis, psikologis, filosofis, hingga sosial. Dalam kajian tersebut, menggambar diposisikan sebagai medium penting dalam penguatan literasi visual, pengembangan kognitif, ekspresi emosional, serta pembentukan karakter individu dan masyarakat.

Secara historis, praktik menggambar di Indonesia memiliki akar panjang yang dapat ditelusuri sejak masa prasejarah melalui temuan lukisan gua di berbagai wilayah Nusantara, seperti di Kalimantan dan Sulawesi. Aktivitas ini menjadi bukti bahwa menggambar telah menjadi bagian dari cara manusia Indonesia berkomunikasi, merekam pengalaman, serta membangun sistem pengetahuan dan kepercayaan sejak ribuan tahun lalu.

Dalam konteks pendidikan, menggambar memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (high order thinking), kreativitas, serta keterampilan motorik halus. Selain itu, menggambar juga berfungsi sebagai media ekspresi dan katarsis yang membantu individu dalam mengelola emosi, membangun kesadaran diri, serta menjaga keseimbangan psikologis.

Pemilihan Bulan Mei sebagai “Bulan Indonesia Menggambar” didasarkan pada pertimbangan historis dan kultural yang kuat. Bulan ini beririsan dengan berbagai momentum penting bangsa, antara lain Hari Pendidikan Nasional (2 Mei), Hari Perpustakaan Nasional (17 Mei), Hari Kebangkitan Nasional (20 Mei), serta peringatan kelahiran pelukis modern Indonesia, Raden Saleh Syarif Bustaman. Momentum ini memperkuat posisi menggambar sebagai praktik lintas disiplin yang menghubungkan pendidikan, budaya, dan kebangsaan dalam satu kesatuan gerakan nasional.

Selain itu, secara historis, komunitas-komunitas yang tergabung dalam Perkumpulan Indonesia Raya Menggambar telah lebih dahulu menginisiasi gerakan kolektif ini sejak tahun 2022. Melalui semangat gotong royong dan kesadaran bersama akan pentingnya praktik menggambar, berbagai komunitas di seluruh Indonesia telah mendeklarasikan Hari Menggambar Nasional serta menyelenggarakan kegiatan seni gambar secara serentak pada bulan mei di wilayahnya masing-masing, mulai dari Sabang hingga Merauke. Inisiatif ini menjadi fondasi kuat lahirnya gagasan Bulan Indonesia Menggambar sebagai gerakan nasional yang berbasis praktik nyata di akar rumput.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pameran, workshop, kelas edukasi, hingga aktivasi ruang publik melalui praktik menggambar yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Konsistensi gerakan ini menunjukkan bahwa menggambar bukan hanya milik kalangan tertentu, melainkan telah hidup sebagai praktik budaya yang inklusif, partisipatif, dan berkembang secara organik di tengah masyarakat. Pengalaman kolektif sejak tahun 2022 inilah yang kemudian memperkuat legitimasi serta urgensi pengajuan Bulan Mei sebagai Bulan Indonesia Menggambar dalam skala nasional.

Sebagai bagian dari proses advokasi kebijakan tersebut, Perkumpulan Indonesia Raya Menggambar juga telah melaksanakan audiensi resmi bersama Bapak Menteri Kebudayaan Republik Indonesia. Pertemuan ini menjadi ruang dialog strategis untuk menyampaikan gagasan, landasan akademik, serta potensi besar gerakan menggambar sebagai bagian dari penguatan budaya visual nasional.

Audiensi pertemuan dengan Bapak Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc. (Menteri Kebudayaan Republik Indonesia), ini dihadiri oleh:

  • EdoPop (Presiden/Ketua Indonesia Raya Menggambar sekaligus Tim Perumus Naskah Akademik)
  • Syamsul Barry (Tim Perumus Naskah Akademik)
  • Hajar Pamadhi (Tim Perumus Naskah Akademik)
  • Dio Pamola (Tim Kurator Pameran Seni Gambar Nasional 2026)

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan pula rencana pelaksanaan Pameran Nasional Indonesia Menggambar 2026 yang akan melibatkan 303 komunitas dari seluruh Indonesia. Pameran ini direncanakan berlangsung pada pertengahan Mei 2026 di Gallery RJ Katamsi, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, sebagai ruang pertemuan lintas komunitas, lintas generasi, dan lintas pendekatan dalam praktik menggambar di Indonesia.

Lebih dari sekadar pameran, rangkaian Bulan Indonesia Menggambar diharapkan menjadi gerakan kolektif nasional yang mendorong masyarakat untuk aktif menggambar dalam berbagai bentuk dan medium. Kegiatan ini mencakup praktik pendidikan, workshop, pameran, intervensi ruang publik, hingga eksplorasi visual berbasis teknologi seperti digital drawing, proyeksi cahaya, dan media interaktif.

Perkumpulan Indonesia Raya Menggambar meyakini bahwa di tengah perkembangan era digital, Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), serta realitas virtual dan augmented reality, kemampuan literasi visual menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat. Menggambar, dalam hal ini, tidak hanya relevan, tetapi justru menjadi fondasi penting dalam memahami dan membentuk budaya visual masa kini dan masa depan.

Melalui pengajuan ini, diharapkan Bulan Indonesia Menggambar dapat menjadi momentum nasional yang tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi benar-benar menjadi ruang tumbuh bagi ekosistem seni rupa, khususnya praktik menggambar di Indonesia. Gerakan ini diharapkan mampu memperkuat identitas visual bangsa, memperluas akses berkesenian, serta membangun kesadaran kolektif akan pentingnya budaya visual dalam kehidupan sehari-hari.

Pertemuan audiensi ini menghasilkan komitmen penting bahwa naskah akademik pengusulan Bulan Indonesia Menggambar akan segera ditindaklanjuti oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui mekanisme dan kajian yang berlaku. Hal ini menjadi sinyal positif bahwa upaya kolektif yang telah dibangun oleh Perkumpulan Indonesia Raya Menggambar mendapatkan perhatian serius sebagai bagian dari penguatan kebijakan kebudayaan nasional, khususnya dalam pengembangan literasi visual dan praktik seni menggambar di Indonesia.

Selain itu, Fadli Zon menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiasi Indonesia Raya Menggambar. Dukungan ini tidak hanya ditujukan kepada para seniman, tetapi juga kepada seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta menyelenggarakan kegiatan menggambar di berbagai sektor dan ruang kehidupan. Dengan semangat kolaboratif ini, diharapkan gerakan menggambar dapat tumbuh semakin luas, inklusif, dan berdampak nyata dalam membangun kesadaran budaya visual di Indonesia.

Perkumpulan Indonesia Raya Menggambar mengajak seluruh komunitas, seniman, pendidik, pelajar, serta masyarakat luas di seluruh Indonesia untuk turut berpartisipasi aktif dalam menyemarakkan Bulan Indonesia Menggambar di bulan Mei nanti, melalui berbagai kegiatan kreatif di wilayah masing-masing.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store