Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Berpesta di Atas Bencana, PaniGold Dikecam AKPERSI

IMG-20260102-WA0024
Akpersi Indonesia .

Jurnalis:

Kabar Baru, Gorontalo – Duka masih menyelimuti rakyat Pohuwato akibat bencana yang diduga terkait aktivitas pertambangan, namun PT Pani Gold Project (PaniGold) malah menggelar pesta sehingga menuai kecaman keras dari kalangan pers dan masyarakat sipil.

Ketua DPD Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Provinsi Gorontalo, Imran Uno, S.Pd.I., C.ILJ, menyatakan bahwa permintaan maaf yang disampaikan perusahaan tersebut hanya sekadar retorika kosong dan majas pengabur dosa.

“Kata maaf PaniGold tak mampu membendung kekecewaan korban bencana Pohuwato. Itu cuma majas, bukan tanggung jawab,” tegasnya kepada media pada Jum’at (2/1/2026).

Menurut Imran, pernyataan maaf perusahaan tidak menyentuh akar persoalan dan terkesan sebagai upaya mengaburkan fakta serta membungkam kritik publik, terutama di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang memulihkan diri.

Ironisnya, ketika rakyat masih berkabung, PaniGold justru mempertontonkan wajah arogan dengan berpesta, seolah tidak melihat penderitaan warga di sekitar wilayah operasional tambangnya.

“Ini bukan sekadar soal etika, tapi soal nurani. Bagaimana mungkin sebuah perusahaan berpesta di atas air mata rakyat?” ujarnya dengan nada geram.

Imran menjelaskan bahwa sikap AKPERSI didasarkan pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang memberikan peran pada pers sebagai kontrol sosial dan berhak menyampaikan kritik demi kepentingan publik. Ia juga menyebutkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang mengatur tanggung jawab korporasi atas dampak lingkungan.

“Kalau ada kerusakan, ada korban, maka tanggung jawab hukum dan moral tidak bisa ditutup dengan kata ‘maaf’. Negara sudah mengaturnya dengan jelas,” tambahnya.

AKPERSI akan terus berada di garis depan bersama rakyat Pohuwato untuk mengawal isu ini agar tidak tenggelam oleh narasi sepihak perusahaan. Pers tidak akan diam ketika keadilan sosial dan lingkungan diinjak-injak.

“Hari ini tokoh masyarakat bersuara, besok AKPERSI yang maju. Kami tidak akan berhenti. Duka rakyat Pohuwato tidak boleh dikalahkan oleh pesta korporasi,” tutup Imran dengan nada tegas.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store