Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Hardiknas 2026: PD-PGMI Indonesia Dorong Transformasi Prodi Menuju Reputasi Global

496d07eb-cdb4-4914-8450-8f978d8416e6
PD-PGMI Indonesia menggelar Seminar Nasional Hardiknas 2026 secara daring dengan membahas penguatan Program Studi PGMI menuju pendidikan tinggi bereputasi global, Jumat (1/5/2026)..

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Perkumpulan Dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PD-PGMI) Indonesia menyelenggarakan Seminar Nasional dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 secara daring pada Jumat, 1 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari Kementerian Agama Republik Indonesia dan akademisi nasional, dengan fokus pada penguatan program studi PGMI agar mampu bersaing di tingkat global.

Seminar ini menghadirkan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Sahiron Samsudin, M.A., sebagai keynote speaker. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya penguatan Program Studi PGMI menuju pendidikan tinggi bereputasi global, termasuk melalui indikator internasional seperti QS World University Ranking by Subject.

Ketua Umum PD-PGMI Indonesia, Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I., dalam materinya menyoroti urgensi transformasi Prodi PGMI menjadi program studi unggul, berkelanjutan, berdampak, dan bereputasi global. Ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 240 program studi PGMI di Indonesia yang harus mampu menjawab tantangan global seperti digitalisasi pendidikan, Society 5.0, serta kebutuhan penguatan literasi dan karakter peserta didik.

Selain itu, kebijakan akademik dari Direktorat PTKI juga menjadi sorotan dalam seminar ini, khususnya terkait penataan program studi, kerja sama bergelar seperti double degree dan joint degree, serta kebijakan rekognisi pembelajaran lampau (RPL). Kebijakan ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia agar lebih adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja, sebagaimana dipaparkan oleh Fatkhu Yasik, S.Pd., M.Pd., selaku Kasubtim Mutu Akademik pada Subdirektorat Pengembangan Akademik, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag RI.

Prof. Sahiron Samsudin dalam kesempatan tersebut juga mengapresiasi pelaksanaan seminar , ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat kontribusi Prodi PGMI dalam mencetak guru kelas yang berkualitas bagi Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar. Ia menegaskan pentingnya keadilan dalam rekrutmen ASN bagi lulusan PGMI serta menyatakan bahwa Diktis Kemenag akan terus memperjuangkan penguatan mutu dan daya saing lulusan PGMI agar memiliki peluang yang setara dalam dunia kerja, khususnya di sektor pendidikan dasar dan madrasah.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store