Rakornas LSP Talenta Wirausaha Nusantara 2026 di Bali Usulkan 22 Skema Sertifikasi Baru

Jurnalis: Wafil M
Kabar Baru, Denpasar — Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Talenta Wirausaha Nusantara menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 di Bali sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem sertifikasi kompetensi di sektor wirausaha dan koperasi nasional, Bali (6–8 Februari 2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi forum penting dalam merumuskan arah kebijakan serta pengembangan sertifikasi profesi guna menjawab tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Rakornas secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Kewirausahaan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali, Ni Wayan Mulianingsih, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi memiliki peran krusial dalam menyiapkan SDM unggul dan berdaya saing.
“Sertifikasi kompetensi adalah kunci untuk membangun SDM koperasi dan UMKM yang profesional. Melalui Rakornas ini, diharapkan lahir strategi konkret dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045,” ujar Ni Wayan Mulianingsih.
Talkshow Bahas Tiga Pilar Strategis
Rangkaian Rakornas diawali dengan talkshow interaktif yang membahas tiga pilar utama, yakni penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan, peningkatan kualitas layanan sertifikasi kompetensi, serta peran SDM kompeten dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif peserta dari berbagai daerah. Antusiasme tinggi terlihat dalam sesi tanya jawab yang mencerminkan komitmen bersama untuk memajukan kualitas dan kredibilitas sertifikasi profesi di Indonesia.
Ajukan 22 Skema Sertifikasi ke BNSP
Agenda utama Rakornas 2026 adalah pembahasan usulan penambahan ruang lingkup sertifikasi. LSP Talenta Wirausaha Nusantara berencana mengajukan 22 skema sertifikasi baru kepada Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Dari jumlah tersebut, 15 skema difokuskan pada sektor koperasi, sementara tujuh skema lainnya menyasar sektor wirausaha dan UMKM. Penambahan skema ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang sekaligus memperluas akses sertifikasi bagi pelaku usaha di berbagai bidang.
Selain itu, Rakornas juga diisi dengan evaluasi kinerja lembaga serta penyusunan rencana kerja strategis satu tahun ke depan, yang menjadi ruang kolaboratif bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan masukan konstruktif.
Komitmen Tingkatkan Profesionalisme
Pada sesi penutupan, Direktur LSP Talenta Wirausaha Nusantara menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan mitra atas kontribusi aktif selama kegiatan berlangsung. Ia menegaskan komitmen lembaga untuk terus berinovasi serta menjaga standar profesionalisme dalam penyelenggaraan sertifikasi kompetensi.
“Dengan kolaborasi yang solid dan program strategis yang telah dirumuskan bersama, kami optimistis dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan SDM sektor koperasi dan UMKM di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
Insight NTB
Daily Nusantara
Suara Time
Kabar Tren
Portal Demokrasi
IDN Vox
Lens IDN
Seedbacklink

