Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Sebut Kalimantan Tempat Jin Buang Anak, Edy Mulyadi Minta Maaf

kabarbaru.co
Edy Mulyadi, seorang tokoh yang mengatakan Kalimantan Tempat Jin Buang Anak. (Foto: Kaltim Today).

Jurnalis:

KABARBARU, JAKARTAEdy Mulyadi meminta maaf kepada masyarakat terkait pernyataannya tentang ‘Kalimantan Tempat Jin Buang Anak‘. Bagi Edy, ucapan tersebut hanya dimaksudkan untuk menggambarkan Kalimantan sebagai tempat yang jauh.

Hal tersebut ia katakan saat mengkritisi kebijakan pemindahan Ibu Kota Negara baru atau dari yang semula DKI Jakarta ke Ibu Kota Baru yang telah sah diberi nama Nusantara.

“Saya mohon maaf telah menyebabkan masyarakat di Kalimantan tersinggung dan marah,” ucap Edy Mulyadi, Senin (24/1).

Edy turut mengirimkan video klarifikasinya terkait ucapannya tersebut. Dalam video yang dimuat di kanal Bang Edy Channel itu, dirinya menjelaskan pernyataan “tempat jin buang anak” untuk menggambarkan istilah lokasi yang jauh.

Baca Juga  BNPB dan TNI AD Teken MoU Kerjasama Dalam Penanggulangan Bencana

“Di Jakarta, tempat jin buang anak itu untuk menggambarkan tempat yang jauh, istilah kita mohon maaf ya, Monas itu dulu tempat jin buang anak, BSD, Balai Serpong Damai tahun 80-90-an itu tempat jin buang anak, jadi hal tersebut istilah biasa,” ujar Edy Mulyadi.

“Buat saya, tempat jin buang anak itu benar-benar hanya menggambarkan tempat yang jauh. Sama sekali enggak bermaksud merendahkan atau menghina,” ungkap Edy Mulyadi.

Baca Juga  Berdasarkan Salinan C-Hasil, Partai Gelora Berpeluang Lolos Ke Senayan

Selain itu, dirinya juga menduga ada pihak tak bertanggung jawab yang sengaja memainkan atau menggoreng isu tertentu dari ucapan dirinya tersebut.

“Mungkin ada motivasi segala macam, punya kepentingan segala macam, atau apapun itu namanya, ada yang memainkan isu ini,” tegas Edy Mulyadi.

“Meski demikian, minta maaf itu benar-benar bukan masalah, saya akan minta maaf, terlepas saya mau dianggap salah atau enggak salah, saya tetap minta maaf,” lanjutnya.

Baca Juga  Anies Tegaskan Masalah Terbesar pada Pemilu 2024 Terjadi Sebelum di TPS

“Jadi itu tetap gimana pun juga saya tetap minta maaf kalau ternyata ucapan tadi dianggap melukai, buat kami, di sini, di Jakarta khususnya, itu istilah yang sangat umum, sebagaimana ada beberapa daerah yang secara budaya umum,” pungkas Edy Mulyadi.

Sebagai informasi tambahan, sebelumnya empat orang, di antaranya dari masyarakat Dayak, Satuan Wanita Kalimantan Timur, melaporkan Edy Mulyadi yang diduga melakukan tindak pidana penghinaan dengan menyebut Kalimantan sebagai ‘tempat jin buang anak‘.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store