Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Satgaswil Papua Barat dan Kemenag Perkuat Wawasan Kebangsaan Madrasah

Satgaswil Papua Barat dan Kemenag Perkuat Wawasan Kebangsaan Madrasah
Satgaswil Papua Barat dan Kemenag Perkuat Wawasan Kebangsaan Madrasah .

Jurnalis:

Kabar Baru, Sorong – Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Papua Barat bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua Barat dalam upaya meningkatkan wawasan kebangsaan sebagai langkah pencegahan bahaya intoleransi, radikalisme, dan kekerasan di lingkungan anak di bawah umur.

Kegiatan tersebut menyasar seluruh Kepala Kantor Kementerian Agama (Depag) kabupaten/kota serta kepala sekolah Madrasah Aliyah di wilayah Papua Barat Daya.

Kerja sama ini diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, S.Th., M.Th., yang menyambut baik sinergi lintas sektor tersebut sebagai langkah strategis menjaga generasi muda dari pengaruh paham menyimpang.

Barnabas menegaskan, lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, serta semangat hidup berdampingan dalam keberagaman.

“Pendidikan agama harus menjadi benteng yang menyejukkan, bukan sebaliknya. Melalui kerja sama ini, kami berharap para kepala madrasah dan jajaran Kemenag mampu menjadi garda terdepan dalam mencegah masuknya paham intoleran dan kekerasan di lingkungan pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pencegahan Anti Teror Satgaswil Papua Barat, IPDA M. Arfa Jaya, mengatakan kegiatan peningkatan wawasan kebangsaan ini merupakan bagian dari strategi pencegahan dini terhadap potensi penyebaran paham radikal, terutama di kalangan pelajar.

Menurutnya, anak-anak dan remaja merupakan kelompok rentan yang harus dilindungi melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif.

“Pencegahan terorisme tidak hanya melalui penindakan, tetapi dimulai dari edukasi sejak dini. Dengan memperkuat pemahaman kebangsaan, toleransi, dan cinta tanah air, kita bisa menutup ruang berkembangnya paham kekerasan di lingkungan anak-anak,” jelas IPDA Arfa Jaya.

Ia menambahkan, sinergi antara aparat keamanan dan institusi pendidikan keagamaan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, damai, dan inklusif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh kepala Depag dan kepala Madrasah Aliyah di Papua Barat Daya dapat menjadi agen moderasi beragama serta turut aktif mengawasi dan membina peserta didik agar terhindar dari pengaruh intoleransi dan kekerasan.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store