Profil Bankir Senior Mandiri, Alexandra Askandar yang Terjerat Skandal Cerai dan Isu Selingkuhan Dirjen

Jurnalis: Hanum Aprilia
Kabar Baru, Jakarta – Sosok Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Alexandra Askandar, kini menjadi pusat perhatian publik.
Bukan karena prestasi perbankannya, melainkan karena kabar perceraiannya dengan sang suami, Wiyoso.
Gugatan cerai yang terdaftar sejak 8 Maret 2024 di Pengadilan Agama Jakarta Selatan tersebut kini telah memasuki tahap pembuktian.
Alexandra merupakan putri dari bankir senior legendaris Indonesia, Askandar. Lahir pada 9 Januari 1972, wanita lulusan Universitas Indonesia dan pemegang gelar MBA dari Boston University ini memiliki rekam jejak karier yang sangat mentereng di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Ia memulai debutnya pada tahun 1999 dan berhasil menduduki berbagai posisi strategis hingga menjabat sebagai orang nomor dua di Bank Mandiri sejak 2020.
Rekam Jejak Karier dan Penghargaan
Selama lebih dari dua dekade, Alexandra menunjukkan profesionalisme tinggi di dunia keuangan. Ia pernah menjabat sebagai Senior Executive Vice President Corporate Banking (2016-2018) sebelum akhirnya naik ke jajaran direksi.
Berkat kepemimpinannya, ia meraih penghargaan 20 Most Powerful Women 2022 dari Fortune Indonesia serta masuk dalam daftar Top 100 Most Outstanding Women di sektor finansial.
Namun, mahligai rumah tangga yang telah ia bina selama 24 tahun kini berada di ujung tanduk. Pasangan yang telah dikaruniai dua orang anak ini terancam berpisah secara permanen.
Kuasa hukum tergugat, Novianus Martin Bau, bahkan mengungkapkan bahwa Wiyoso sebenarnya memiliki rencana serupa untuk menggugat cerai Alexandra demi mengakhiri kemelut rumah tangga mereka.
Isu Dirjen Spesialis BUMN sebagai Orang Ketiga
Kabar miring mengenai kehadiran pihak ketiga semakin memanaskan proses perceraian ini. Seorang oknum Direktur Jenderal (Dirjen) di salah satu kementerian diduga kuat menjadi penyebab keretakan hubungan mereka.
Berdasarkan informasi yang beredar, sosok pria ini berusia dua tahun lebih muda dari Alexandra dan lahir pada 19 November 1974.
Sebelum menjabat sebagai Dirjen, pria tersebut dikenal sebagai profesional muda di bidang industri pertahanan.
Ia bahkan memiliki julukan “Direktur Utama Spesialis BUMN Sakit” karena keberhasilannya menyehatkan beberapa perusahaan pelat merah yang bermasalah.
Wiyoso merasa sangat dikhianati oleh kehadiran sosok pejabat tinggi negara ini di tengah hubungan pernikahan mereka yang sudah berjalan puluhan tahun.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

